Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Kepala Bantuan PBB Bakal Temui Petinggi Taliban, Buntut Larangan Pekerja Perempuan
Ilustrasi wanita Afghanistan (Wikimedia Commons/ninara)

Kepala Bantuan PBB Bakal Temui Petinggi Taliban, Buntut Larangan Pekerja Perempuan

MS Hadi
MS Hadi 30 Desember 2022 at 08:33am

Djawanews.com - Kepala bantuan PBB Martin Griffiths akan berada di Afghanistan dalam beberapa minggu mendatang. Dalam kunjungannya ke Afghanistan ini, Griffiths akan berusaha  mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan para petinggi Taliban. 

"Kami jelas akan berusaha untuk bertemu dengan otoritas setinggi mungkin dan kami telah terlibat dengan mereka semua di tingkat tertinggi," kata Ramiz Alakbarov, wakil perwakilan khusus Sekretaris Jenderal PBB, kepada wartawan, melansir The National News 30 Desember.

Kunjungan tersebut menyusul pengumuman Taliban pada Sabtu pekan lalu tentang larangan pekerja bantuan perempuan, menyusul pengumuman yang melarang perempuan masuk universitas.

Alakbarov menegaskan kembali komitmen PBB, untuk memberikan dukungan kemanusiaan dan menegaskan kembali pentingnya dialog.

"Keterlibatan diperlukan, keterlibatan berkelanjutan diperlukan, dialog berkelanjutan diperlukan… tidak ada alternatif selain dialog," tandasnya.

Baca Juga:
  • Investasi Energi Bersih Global Tembus Rekor Baru, 2,2 Triliun dalam Genggaman!
  • Donald Trump Sebut Perubahan Iklim Penipuan, Lalu Pengembangan Energi Hijau Global Gimana?
  • Iran Tegaskan Komitmen pada Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir meski Putus Kerja Sama dengan IAEA

Lebih jauh diterangkannya, situasi di Afghanistan mungkin salah satu yang paling sulit yang pernah dia lihat dalam "karirnya selama 30 tahun".

Alakbarov mencatat, kebutuhan kemanusiaan di Afghanistan "sangat besar" dan PBB berkomitmen untuk memberikan bantuan.

Diterangkannya, PBB secara aktif berupaya agar larangan itu dicabut, mencatat kekhawatiran tentang kesopanan dan pencampuran gender dapat diatasi melalui dialog, tanpa secara langsung mengancam pendidikan atau mata pencaharian.

Dalam pernyataan bersama pada Hari Rabu, Griffiths dan kepala badan PBB lainnya meminta Taliban untuk membatalkan keputusannya, untuk membatasi perempuan dari bekerja dengan LSM, menegaskan bahwa "partisipasi perempuan dalam pengiriman bantuan tidak dapat dinegosiasikan dan harus dilanjutkan".

"Melarang perempuan dari pekerjaan kemanusiaan memiliki konsekuensi langsung yang mengancam jiwa bagi semua warga Afghanistan," bunyi pernyataan yang ditandatangani oleh kepala FAO, WHO, UNDP, UNICEF dan UNHCR.

"Kami memperkirakan bahwa banyak kegiatan perlu dihentikan sementara, karena kami tidak dapat memberikan bantuan kemanusiaan tanpa pekerja bantuan perempuan."

Pekan lalu, pemerintah yang dikelola Taliban Afghanistan mengatakan pada Hari Kamis, mereka menutup universitas untuk wanita sebagian karena siswa wanita tidak mematuhi interpretasinya tentang aturan berpakaian Islami, dalam sebuah keputusan yang dikutuk secara global.

Penjabat Menteri Pendidikan Tinggi Nida Mohammad Nadim, dalam komentar pertamanya tentang masalah tersebut, mengatakan kepada penyiar negara Afghanistan RTA, beberapa masalah telah mendorong keputusan tersebut, termasuk siswa perempuan yang tidak mengenakan pakaian Islami yang pantas dan interaksi antara siswa dari jenis kelamin yang berbeda terjadi.

"Mereka tidak memperhatikan Hijab, mereka datang dengan pakaian yang kebanyakan wanita pakai untuk pergi ke pesta pernikahan," jelasnya, melansir Reuters.

Menteri pendidikan tinggi mengatakan dalam wawancaranya, bahwa Taliban "meminta dunia untuk tidak ikut campur dalam urusan kami."

Nadim mengatakan diskusi tentang pendidikan perempuan sedang berlangsung.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#TALIBAN#afghanistan#PBB#larangan pekerja perempuan

Berita Terkait

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29
  • Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?

    Saiful Ardianto 29 Apr 2026 14:54
  • PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?
    Berita Hari Ini

    PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?

    Djawanews.com - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian nasional karena potensi mengurangi ketersediaan air di bendungan dan sungai, berdampak langsung pada kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?

    Saiful Ardianto 27 Apr 2026 20:21
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    MS Hadi 25 Apr 2026 10:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up