Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Bangunan Rendah Karbon: ASEAN Percepat Transisi untuk Lingkungan Berkelanjutan!
Upaya transisi bangunan rendah karbon di ASEAN, Indonesia menjadi sorotan penting dalam pencapaian target emisi nol bersih. (Masterplandesa.com)

Bangunan Rendah Karbon: ASEAN Percepat Transisi untuk Lingkungan Berkelanjutan!

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 29 September 2025 at 12:10pm

YOGYAKARTA - Bangunan bukan hanya soal struktur beton dan baja. Di Asia Tenggara, sektor ini merupakan salah satu penyumbang emisi terbesar, dengan Indonesia menyumbang 33% dari total emisi gas rumah kaca, terutama karena penggunaan pendingin udara. Jadi sektor bangunan rendah karbon mulai diperhatikan.

Menghadapi kenyataan ini, kawasan ASEAN kini berfokus untuk mempercepat transisi menuju bangunan rendah karbon, dengan Indonesia sebagai sorotan utama.

ASEAN Fokus pada Transisi Bangunan Rendah Karbon untuk Kurangi Emisi

Upaya transisi ini dipimpin oleh proyek Asia Low-Carbon Buildings Transition (ALCBT), yang melibatkan ASEAN Centre for Energy (ACE), Global Green Growth Institute (GGGI), dan HEAT International, didukung oleh International Climate Initiative (IKI).

Konsorsium itu bertujuan memperkenalkan teknologi pendinginan hemat energi, memperkuat kebijakan, dan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya bangunan hijau.

Direktur Eksekutif ACE, Razib Dawood menekankan bahwa ASEAN tidak dapat menunda langkah lebih lama. “Pengadaan hijau adalah cara yang efektif mempercepat transisi rendah karbon di kawasan. Dengan memberikan contoh melalui kebijakan pengadaan, pemerintah dapat mengurangi emisi dan mendorong produsen berinovasi,” jelasnya.

Indonesia, sebagai negara dengan kontribusi besar terhadap emisi sektor bangunan, memerlukan perhatian serius terhadap efisiensi energi. Di negara tropis ini, kebutuhan pendinginan udara yang tinggi semakin memperumit tantangan transisi.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menegaskan pentingnya peran pengembang dan pemerintah daerah dalam sertifikasi bangunan hijau.

Lebih lanjut, Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyebutkan bahwa efisiensi energi di sektor bangunan dapat menurunkan hingga 37% emisi nasional. “Efisiensi energi memberikan manfaat langsung, termasuk penghematan biaya listrik yang dapat dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Transisi menuju bangunan rendah karbon menjadi kunci untuk mencapai target iklim regional dan global. Dengan komitmen kuat ASEAN dan Indonesia, sektor bangunan yang sebelumnya menjadi penyumbang emisi, kini bertransformasi menjadi bagian dari solusi menuju Net Zero Emission.

Dukungan terhadap kebijakan pengadaan hijau, penggunaan teknologi hemat energi, serta sertifikasi bangunan hijau, menjadi langkah penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Demikian informasi seputar bangunan rendah karbon. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Djawanews.com.

Bagikan:
#BISNIS#ekonomi#Keuangan#Bangunan Rendah Karbon#ASEAN#INDONESIA#transisi energi#Emisi#bangunan hijau#efisiensi energi#pendingin udara#pengadaan hijau#sertifikasi bangunan hijau#proyek ALCBT#Net Zero Emission#Energi Berkelanjutan

Berita Terkait

    Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP
    Berita Hari Ini

    Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP

    Djawanews.com - Kerja Sama Energi Bersih Indonesia dan Bangladesh kembali mendapat perhatian setelah Menteri Energi dan Mineral Bangladesh Iqbal Hassan Mahmood, MP, bersama delegasi mengunjungi Unit ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Danantara Rp17 Triliun ke Partners Group, Bidik Kredit Swasta Asia?
    Berita Hari Ini

    Investasi Danantara Rp17 Triliun ke Partners Group, Bidik Kredit Swasta Asia?

    Saiful Ardianto 30 Aug 2026 11:43
  • Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
    Berita Hari Ini

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

    Saiful Ardianto 27 Aug 2026 21:35
  • Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?

    Djawanews.com - Malaysia terus mendorong investasi data center berbasis AI seiring meningkatnya kebutuhan penyimpanan dan pemrosesan data untuk berbagai layanan digital. Johor menjadi salah satu kawasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 17:18
  • Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
    Berita Hari Ini

    Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 11:14

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
Berita Hari Ini

1

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
Berita Hari Ini

2

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
Berita Hari Ini

3

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
Berita Hari Ini

4

Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?

Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP
Berita Hari Ini

5

Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up