Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Siswi SMU Tanya 'Pengaruh PPKM dengan Kenaikan Covid', Jokowi: Itu Tadi Siapa? Nama Panggilannya?
Foto: BPMI Setpres/Laily RE

Siswi SMU Tanya 'Pengaruh PPKM dengan Kenaikan Covid', Jokowi: Itu Tadi Siapa? Nama Panggilannya?

Moksa Hutasoit
Moksa Hutasoit 14 Juli 2021 at 04:00pm

Djawanews.com - Seorang pelajar SMA bertanya kepada Presiden Joko Widodo tentang pengaruh pelaksanaan PPKM dalam menangani pandemi Covid-19.

Pertanyaan itu diutarakan siswi SMAN 39 Jakarta, Christanti Yanita Zega saat berbincang dengan Jokowi yang meninjau pelaksanaan vaksinasi pelajar secara virtual.

"Apa pengaruh dari penerapan PPKM dengan kenaikan kasus Covid-19 saat ini bapak?" tanya Christanti.

"Ini tadi siapa ya? Nama panggilan siapa yah?" tanya Jokowi seperti disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 14 Juli.

"Bisa dipanggil dengan Chris," balas Christianti.

"Tadi sudah divaksin?" tanya Jokowi lagi.

"Sudah bapak," kata Chris.

"Sakit?" sambung Jokowi.

"Tidak sama sekali," jawabnya.

"Tidak sama sekali, masa enggak ada sakitnya, dikit gitu," canda Jokowi.

Jokowi kemudian menjelaskan kenapa pemerintah akhirnya memberlakukan PPKM Darurat. Tujuannya supaya mencegah terjadinya interaksi antar manusia agar penyebaran virus tak semakin menjauh.

"Karena kalau ketemu satu saja, yang membawa virus, yang sudah posiitf terkena Covid ini bisa menyebar ke mana-mana. Jadi, PPKM ini mengurangi mobilitas, mengungari pertemuan, mengurangi interaksi antara orang dengan orang atau kelompok dengan kelompok. Sehingga akan mengurangi penularan Covid-19. Dalam teorinya, kalau mobilitasnya turun, interaksi antar orang turun, penyebarannya juga dipastikan juga akan turun. Teorinya seperti itu," jelas Jokowi.

Upaya pembatasan yang dilakukan tiap negara, lanjut Jokowi, dilakukan dalam berbagai cara, mulai dari karantina wilayah atau lockdown, pembatasan yang ketat, hingga PPKM skala mikro yang dilakukan Indonesia.

"Memang caranya macam-macam. Tapi, intinya semua itu, baik lockdown, PPKM, itu adalah mengurangi mobilitas mengurangi interaksi orang dengan orang. Intinya kesana pembatasan itu," tandasnya.

View this post on Instagram

A post shared by djawanewscom (@djawanewscom)

Bagikan:
#PRESIDEN JOKOWI#vaksinasi pelajar#dialog jokowi dengan siswa

Berita Terkait

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29
  • Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?

    Saiful Ardianto 29 Apr 2026 14:54
  • PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?
    Berita Hari Ini

    PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?

    Djawanews.com - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian nasional karena potensi mengurangi ketersediaan air di bendungan dan sungai, berdampak langsung pada kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?

    Saiful Ardianto 27 Apr 2026 20:21
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    MS Hadi 25 Apr 2026 10:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up