Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Refly Harun Soal Mahfud MD Sebut Korupsi Bisa Diselesaikan Presiden Selanjutnya: Kenapa Bukan Presiden Saat Ini?
Menko Polhukam Mahfud MD (Kemenko Polhukam)

Refly Harun Soal Mahfud MD Sebut Korupsi Bisa Diselesaikan Presiden Selanjutnya: Kenapa Bukan Presiden Saat Ini?

MS Hadi
MS Hadi 26 April 2022 at 02:24pm

Djawanews.com – Pakar hukum tata negara Refly Harun memberikan sindiran pedas kepada Menko Polhukam Mahfud MD yang mengatakan diperlukan pemimpin baru yang kuat dan bisa menyatukan untuk menyelesaikan permasalahan negara seperti korupsi di banyak lini.

Refly mempertanyakan Mahfud kenapa tugas itu harus diemban presiden yang baru bukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang masih memegang kekuasaan pemerintahan selama kurang lebih 2,5 tahun lagi.

"Menariknya Prof Mahfud menyematkan itu semua, tugas-tugas itu kepada presiden baru. Kenapa tidak dengan presiden yang sekarang?" katanya dalam akun YouTube Refly Harun, Selasa 26 April.

Refly lantas menduga, perkataan Mahfud dalam konteks perbincangan tentang pemimpin setelah masa jabatan Presiden Jokowi selama dua periode habis pada 2024.

"Kemungkinan pertama adalah Prof Mahfud berbicara soal 2024 saja tanpa mengaitkannya dengan kekuasaan hari ini. Kita berbaik sangka," tebaknya.

Namun, Refly menilai, bisa juga pernyataan itu berkaitan dengan sudah menyerahnya Mahfud kepada pemimpin yang menjabat saat ini. Problem yang dihadapi negara, seperti korupsi yang disebutkan Mahfud, sudah menjalar di sektor pengadilan, parlemen, birokrasi pemerintahan, hingga pengusaha, hanya bisa diselesaikan oleh sosok pemimpin kuat yang muncul dari Pemilihan Umum 2024.

"Prof Mahfud give up dengan kepemimpinan yang sekarang, sehingga dia hanya bisa mengatakan. Problem itu hanya bisa diaddress, bisa dipecahkan, dicari problem solvernya oleh pemimpin baru di 2024. Dengan catatan muncul sosok pemimpin yang kuat. Sosok yang bisa memberantas korupsi, karena korupsi sudah tersebar di semua lini," ujar Refly.

Baca Juga:
  • MK Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal, Mahfud MD: DPRD Tidak Bisa Diisi Penjabat
  • Yandri soal Surat Berkop Kemendes: Terima Kasih Pak Mahfud, Tidak Akan Kita Ulangi Lagi
  • Mahfud MD Bakal Hadir di Pelantikan Prabowo-Gibran

Adapun pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang dikritik Refly Harun muncul saat diskusi dalam kanal YouTube Total Politik. Refly juga mengunggah rekaman video diskusi itu di awal komentarnya terhadap pernyataan Mahfud MD.  

Berikut pernyataan Mahfud MD dalam diskusi tersebut:

"Harus kita pikirkan bangsa ini, pemimpin tahun 2024 itu, sudah pemilu, Pak Jokowi sudah tidak lagi [mencalonkan diri]. Maka pemimpin yang harus muncul itu pemimpin yang harus menyatukan, menjaga keseimbangan dan merekatkan. Negara ini bisa maju, engga seperti sekarang saling 'waduh mengerikan'," tutur Mahfud MD.

"Yang kedua, lapis keduanya itu masalah korupsi, itu juga perlu orang kuat, ini kan korupsinya sudah tidak terkendali, dan mau menyalahkan di mana wong di setiap sektor pengadilannya begitu, parlemennya begitu, di birokrasi pemerintahannya begitu, birokrasi pemerintahannya begitu, pengusahanya begitu, semua bekerja dengan cara-cara itu. Nah ini juga, kemudian saya berpikir, kayaknya memang perlu satu terobosan. Teori klasik sih kalau negara sudah begitu, kalo di Amerika Latin biasanya, muncul kudeta, Myanmar Thailand begitu. Memang itu ada teorinya, teorinya Plato," demikian perkataan Mahfud MD.

Berita ini pernah ditayangkan di media partner Voi.id dengan judul: Mahfud MD Sebut Masalah Korupsi di Banyak Lini Bisa Diselesaikan Presiden Selanjutnya, Syaratnya Harus Sosok Kuat, Refly Harun: Kenapa Bukan Presiden Saat Ini?

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#korupsi#presiden#PEMILU 2024#REFLY HARUN#MAHFUD MD#JOKOWI

Berita Terkait

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29
  • Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?

    Saiful Ardianto 29 Apr 2026 14:54
  • PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?
    Berita Hari Ini

    PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?

    Djawanews.com - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian nasional karena potensi mengurangi ketersediaan air di bendungan dan sungai, berdampak langsung pada kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?

    Saiful Ardianto 27 Apr 2026 20:21
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    MS Hadi 25 Apr 2026 10:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up