Djawanews.com - Pemerintah daerah dan otoritas sumber daya air mencermati PT Kerinci Merangin Hydro, operator PLTA PT Kerinci Merangin Hydro, yang melakukan uji coba operasional turbin di kawasan Danau Kerinci, Jambi, pada awal Januari 2026.
Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi menyatakan bahwa kegiatan tersebut berkontribusi terhadap penurunan muka air di Danau Kerinci yang mencakup area seluas lebih dari 4.000 hektare. Dalam rapat bersama pihak terkait, Kepala BWSS VI Joni Rahalsyah Putra menyampaikan bahwa dari tiga pintu air yang tersedia, satu pintu air dibuka untuk kebutuhan pengujian turbin pembangkit.
Dampak itu, menurut laporan, menyebabkan perubahan elevasi muka air hingga sekitar 20 sentimeter pada awal pengaliran, yang dalam beberapa titik bahkan mencapai hingga satu meter dikombinasikan faktor cuaca dan turunnya suplai air dari sungai yang bermuara ke danau.
Aktivitas PLTA PT Kerinci Merangin Hydro Dinilai Pengaruhi Muka Air Danau Kerinci
BWSS VI memastikan bahwa aktivitas pengaliran air oleh PLTA PT Kerinci Merangin Hydro telah dilaporkan kepada instansi pusat melalui surat pemberitahuan sebelumnya.
Meski demikian, otoritas tetap mengingatkan perlunya koordinasi lebih lanjut antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat yang membutuhkan air baku untuk pertanian serta kebutuhan domestik lainnya.
Perusahaan pembangkit listrik tenaga air ini merupakan bagian dari pengembangan energi baru terbarukan di Sumatera. Proyek PLTA itu telah dibangun di tepian Sungai Batang Merangin dengan kapasitas ribuan megawatt untuk mendukung kebutuhan energi listrik berkelanjutan, sekaligus berpotensi memperluas jaringan pasokan listrik ke sejumlah wilayah.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terdampak, pihak PLTA PT Kerinci Merangin Hydro menyatakan komitmen untuk bekerja sama menyediakan solusi seperti tandon penyimpanan air guna memastikan kebutuhan air baku tetap terpenuhi. Pernyataan ini muncul setelah diskusi teknis dengan instansi terkait pada akhir Januari 2026.
Pemerintah provinsi dan otoritas sungai menggarisbawahi pentingnya mitigasi risiko lingkungan selaras dengan pengembangan energi nasional. Langkah tersebut dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam sekaligus perlindungan terhadap ekosistem Danau Kerinci yang menjadi ciri khas wilayah setempat.
Operasional uji coba turbin oleh PLTA PT Kerinci Merangin Hydro dinilai berpengaruh terhadap muka air Danau Kerinci. Koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan instansi teknis terus dilakukan untuk memastikan keseimbangan antara pemenuhan energi terbarukan dan kebutuhan air masyarakat.
Demikian informasi seputar PLTA PT Kerinci Merangin Hydro. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Djawanews.com.