Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Legalisasi Tambang Minerba Ilegal: Potensi Masalah Baru dalam Sektor Pertambangan
Debat tentang legalisasi tambang minerba ilegal terus bergulir. Pemerintah diminta untuk hati-hati dalam menerapkan kebijakan tersebut guna menghindari dampak negatif. (bloombergtechnoz.com)

Legalisasi Tambang Minerba Ilegal: Potensi Masalah Baru dalam Sektor Pertambangan

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 20 Agustus 2025 at 10:30am

Djawanews.com - Legalisasi tambang minerba ilegal dengan skema izin pertambangan rakyat (IPR) tengah menjadi perbincangan hangat. Indonesian Mining & Energy Forum (IMEF) mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut, yang dianggap berpotensi menjadi masalah besar bagi tata kelola pertambangan di Indonesia.

Dampak Potensial dari Legalisasi Tambang Minerba Ilegal

Ketua IMEF, Singgih Widagdo menjelaskan legalisasi tambang minerba ilegal dapat menimbulkan masalah teknis yang serius. Dari segi pengendalian produksi hingga pengawasan wilayah, kebijakan ini dapat memperburuk situasi.

Singgih juga menilai bahwa adanya potensi pelanggaran terhadap aturan teknis, seperti kedalaman tambang yang seharusnya tidak lebih dari 25 meter, bisa diabaikan.

“Melegalkan tambang ilegal menjadi IPR bisa menciptakan lebih banyak masalah. Apalagi jika dilakukan tanpa perencanaan matang, baik dari aspek teknis maupun lingkungan,” ujar Singgih.

Ia menegaskan bahwa jika kebijakan ini diterapkan, pemerintah akan kesulitan mengendalikan jumlah tambang yang harus dikelola.

Dalam sektor pertambangan batu bara, aspek pemeliharaan lingkungan menjadi isu krusial. Singgih memperingatkan bahwa tambang dengan kedalaman lebih dari 25 meter akan sulit dikelola, mengingat kondisi geologi yang berbeda-beda di setiap wilayah.

Ditambah lagi, proses reklamasi pascatambang bisa menjadi tantangan besar. “Melakukan penambangan di kedalaman lebih dari 25 meter sangat sulit jika tidak ada pengendalian yang ketat,” ujar Singgih.

Menurut Singgih, rencana legalisasi tambang minerba ilegal juga bisa merusak kebijakan hilirisasi mineral dan batu bara Indonesia. Dengan kapasitas terbatas dari tambang IPR perorangan dan koperasi, program hilirisasi yang diharapkan dapat memberi nilai tambah pada sektor mineral Indonesia akan sulit tercapai.

Sementara itu, Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengidentifikasi tambang ilegal yang beroperasi dan melihat kemungkinan untuk memberikan legalitas melalui skema IPR. Namun, Yuliot juga mengakui tantangan besar yang akan dihadapi dalam mengawasi ratusan tambang ilegal yang beroperasi di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto, dalam pidato kenegaraannya, juga menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk melakukan penambangan secara legal melalui koperasi. Namun, ia juga menegaskan bahwa praktik pertambangan ilegal yang merugikan negara harus segera diberantas.

Legalisasi tambang minerba ilegal dengan skema IPR, meski menawarkan solusi jangka pendek, dapat menimbulkan banyak masalah dalam tata kelola pertambangan dan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah perlu melakukan kajian mendalam untuk menghindari dampak negatif, baik dari sisi teknis maupun sosial.

Kebijakan itu jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi merusak kebijakan hilirisasi dan membebani sektor pertambangan Indonesia. Demikian informasi seputar tambang minerba ilegal. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Djawanews.com.

Bagikan:
#BISNIS#ekonomi#Keuangan#Tambang Minerba Ilegal#Legalisasi Tambang Ilegal#Skema IPR#Pemerintah Indonesia#Pertambangan Ilegal#Hilirisasi Mineral#Isu Lingkungan Tambang#Tata Kelola Pertambangan#Kebijakan Pertambangan#Sumber Daya Alam Indonesia

Berita Terkait

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat
    Berita Hari Ini

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat

    Djawanews.com - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang yang berlokasi di Kalimantan Utara sedang memicu kontroversi, meskipun mengusung label "energi hijau" yang seharusnya ramah lingkungan. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?
    Berita Hari Ini

    Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?

    Saiful Ardianto 09 Feb 2026 12:49
  • PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?
    Berita Hari Ini

    PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?

    Saiful Ardianto 06 Feb 2026 12:33
  • Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?
    Berita Hari Ini

    Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?

    Djawanews.com - PT Medco Energi Internasional Tbk atau Medco Energi (MEDC) kembali memperkuat struktur pendanaannya melalui fasilitas kredit baru. Emiten energi terintegrasi ini menandatangani perjanjian kredit ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?
    Berita Hari Ini

    Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?

    Saiful Ardianto 04 Feb 2026 13:09
  • Status Lahan PLTA Karebbe: DPRD Sulsel Telusuri Kepastian Hukum yang Masih Belum Pasti?
    Berita Hari Ini

    Status Lahan PLTA Karebbe: DPRD Sulsel Telusuri Kepastian Hukum yang Masih Belum Pasti?

    Saiful Ardianto 03 Feb 2026 12:59

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up