Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Insiden Bola dan Ramainya Tagar “Ganyang Malaysia”

Insiden Bola dan Ramainya Tagar “Ganyang Malaysia”

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 22 November 2019 at 06:59am

Lagi-lagi sepakbola menimbulkan kericuhan, Indonesia dan Malaysia tegang, hastag Ganyang Malaysia menjadi viral.

Aksi spontan warganet mencuit Ganyang Malaysia mengingatkan pada pidato Bapak Proklamator Indonesia, Soekarno puluhan tahun lalu. Namun kali ini yang membuat ramai #ganyangmalaysia adalah karena sepakbola.

Sepakbola yang diharapkan dapat membuat hubungan antar manusia dan antar bangsa erat, dicoreng atas dugaan aksi suporter Malaysia yang melakukan penganiayaan terhadap suporter Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Bukit Bintang, Malaysia, 19 November 2019 dalam pertandingan Indonesia dan Malaysia.

Suporter Marah, Hastag ”Ganyang Malaysia” Viral

Sebelum laga kualifikasi Piala Dunia tersebut, sempat viral sebuah video pengeroyokan yang diduga dialami oleh suporter Indonesia. Video dengan keterangan Bahasa Melayau tersebut berisikan konten provokatif dan membuat kemarahan masyarakat Indonesia, khususnya warganet.

Hingga artikel ini ditulis, sebanyak 12,7 ribu tweet dilontarkan netizen di Twitter. Hal tersebut membuat Menteri Olahraga Malaysia  Syed Saddiq angkat bicara melakui akun Twitternya.

”Saya sudah maklumkan kepada pihak polis untuk siasat. Kalau ada pihak yang dipukul, tolong suruh dia buat laporan ke pihak polis. We will ensure that there will be a proper & transparent investigation. Keadilan adalah untuk semua, tidak kira dari Malaysia atau Indonesia,” cuit Syed membalas unggahan video Permadi Arya.


Baca Juga:
  • Bukan Main, Timnas Indonesia Habiskan Lebih dari Rp 7 Miliar untuk Latih Tanding ke Kroasia
  • Kabar Baik buat Slemania, Yevhen Bokhasvilli Perpanjang Kontrak di PSS Sleman
  • Barcelona Incar Sadio Mane, Cari Pengganti Lionel Messi?

Klarifikasi Syed ternyata memicu kemarahan suporter Indonesia di media sosial, lantaran dianggap menyepelekan. Para suporter menginginkan permintaan maaf Malaysia secara langsung kepada suporter Indonesia.

Desakan agar melakukan permintaan maaf ramai dilontarkan warganet dalam cuitan Menteri Olahraga Malaysia, ”lantas kapan klarifikasi minta maafmu?” cuit @DimazAd20163715 dalam klarifikasi Syed.

“Tunjukkan jika negara Anda negara yang terhormat, dengan menegakkan keadilan dan hukum,” cuit akun @ndherek dalam kolom yang sama.

“Ganyang Malaysia” dan Kemarahan Bung Karno

Dalam pidatonya Bung Karno mengeluarkan kata-kata “ganyang Malaysia” (jalurmiliter.com)

Menelusuri ke belakang, di Yogyakarta pada tanggal 23 September 1963 Presiden Soekarno berpidato dihadapan rakya, dengan lantang ia menyerukan “ganyang Malaysia”, mengapa bisa terjadi?

“Ganyang Malaysia” sekaligus sebagai awal ketegangan antara Indonesia dan Malaysia. Pidato Bung Karno tersebut bukanlah tanpa sebab, hal tersebut dilatarbelakangi oleh penolakan pendirian Federasi Malaysia yang dinilai membahayakan revolusi Indonesia waktu itu.

Soekarno melihat pembentukan Federasi Malaysia adalah usaha Inggis untuk melanggengkan imperialisme. Namun, pidato Bung Karno tersebut merupakan buntut panjang dari rentetan peristiwa.

Dilansir dari Historia, pada 16 September 1963 pemerintahan Malaka dan Inggris mengumumkan pendirian negara Federasi Malaysia yang mencakup wilayah Malaka, Singapura, Sabah, dan Sarawak.

Indonesia merasa terhina dengan pembentukan Malaysia, karena hasil jajak pendapat tidak ditanggapi pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)—hingga kemudian Indonesia keluar dari PBB.

Kemudian pada 17 September 1963 Malaysia yang tidak terima dengan sikap Indonesia memutuskan seluruh hubungan diplomatiknya. Hal tersebut diikuti dengan sikap Indonesia yang memutusan hubungan dagang dengan Malaysia pada tanggal 23 September 1963.

Namun ”Gayang Malaysia” tidak benar-benar terjadi, pada tahun 1965 kondisi politik Indonesia memanas, perang saudara terjadi di dalam negeri. Beberapa tahun kemudian Soekarno mundur, dan Soeharto kembali menjalin hubungan dengan Malaysia.

Bagikan:
#berita hari ini#Ganyang Malaysia#malaysia#Sepakbola#Viral

Berita Terkait

    Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional
    Berita Hari Ini

    Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional

    Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional Dalam permainan kasino online, banyak keputusan tidak diambil semata-mata berdasarkan data atau strategi teknis, ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan
    Berita Hari Ini

    Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:24
  • Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan
    Berita Hari Ini

    Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:23
  • Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data
    Berita Hari Ini

    Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data

    Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data Permainan kasino online sering kali dipahami sebagai aktivitas berbasis probabilitas dan statistik. Namun, di balik struktur ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Optimalisasi Struktur Bermain Kasino Online melalui Pendekatan Disiplin, Data, dan Perencanaan Sesi
    Berita Hari Ini

    Optimalisasi Struktur Bermain Kasino Online melalui Pendekatan Disiplin, Data, dan Perencanaan Sesi

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:21
  • Kerangka Strategis Pengambilan Keputusan Rasional Confirmed pada Permainan Kasino Online Berbasis Evaluasi Statistik
    Berita Hari Ini

    Kerangka Strategis Pengambilan Keputusan Rasional Confirmed pada Permainan Kasino Online Berbasis Evaluasi Statistik

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:20

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi
Berita Hari Ini

1

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?
Berita Hari Ini

2

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan
Berita Hari Ini

3

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050
Berita Hari Ini

4

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?
Berita Hari Ini

5

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up