Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Denny Siregar ke Jusuf Kalla: Sabar Tunggu Peralihan Afghanistan, Malu Kalau Taliban Ternyata Beringas
Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Denny Siregar ke Jusuf Kalla: Sabar Tunggu Peralihan Afghanistan, Malu Kalau Taliban Ternyata Beringas

Moksa Hutasoit
Moksa Hutasoit 22 Agustus 2021 at 09:39pm

Djawanews.com - Pegiat media sosial Denny Siregar ikut berkomentar soal pernyataan Jusuf Kalla yang meminta Menteri Luar Negeri mencabut status teroris Taliban di PPB agar bisa diundang ke Indonesia.

Menurut Denny, Jusuf Kalla terlalu terburu-buru dengan pernyataan ini.

"Pak JK, mending sabar nunggu proses peralihan di Afghanistan. Kalau selama setahun dua tahun mereka baik, bolehlah. Karna nanti bapak malu kalo ternyata mrk msh beringass.. Kalo cuman bapak malu sendiri sih gpp. Jangan bawa2 negara ikut malu.." sindir Denny lewat akun Twitter-nya, @dennysiregar7 dikutip Minggu (22/8/2021).

Denny melanjutkan, banyak politisi yang memiliki model seperti Jusuf Kalla. Kelompok-kelompok garis keras akan dirangkul dengan harapan suatu saat mereka bisa berubah.

Sayangnya itu salah. Di massa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) misalnya, strategi merangkul ini dilakukan tetapi imbasnya kelompok garis keras makin membesar.

"Banyak politisi di sini, modelnya spt pak JK. Mrk ingin rangkul para garis keras, dgn harapan org2 itu bs berubah. Tp mrk selalu salah. Di masa SBY, kelompok ini dirangkul terus dan membesar, hingga akhirnya siap terkam kita. Binatang buas tempatnya di ragunan, bukan di rumah," terang Denny.

Cara politisi seperti Jusuf Kalla ini sama persis dengan yang dijalankan Amerika Serikat. "Kadrun dirangkul utk dimanfaatkan secara politis. Ya, mrk jg akhirnya memanfaatkan para politisi itu scr politis jg. Harusnya tiru China. Rangkul dgn memberi manfaat ekonomi. Sibukkan mrk dgn kerjaan, bukan dg agama," ucapnya.

Sebelumnya, mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, Indonesia selalu berperan aktif mendorong konflik di Afghanistan diselesaikan dengan damai. Salah satu peran Indonesia yakni melakukan mediasi dengan mengundang Taliban dan pemerintahan Afghanistan ke Indonesia.

Bagikan:
#Denny Siregar#JUSUF KALLA#TALIBAN#afghanistan

Berita Terkait

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29
  • Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?

    Saiful Ardianto 29 Apr 2026 14:54
  • PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?
    Berita Hari Ini

    PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?

    Djawanews.com - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian nasional karena potensi mengurangi ketersediaan air di bendungan dan sungai, berdampak langsung pada kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?

    Saiful Ardianto 27 Apr 2026 20:21
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    MS Hadi 25 Apr 2026 10:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up