Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
RKUHP Ciderai Demokrasi? (Petisi RKUHP bisa Melalui Link Ini)

RKUHP Ciderai Demokrasi? (Petisi RKUHP bisa Melalui Link Ini)

Usman Mahendra
Usman Mahendra 19 September 2019 at 09:16am

Beberapa hari sebelum disahkan, muncul petisi untuk menolah RKUHP.

Muncul petisi agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang akan disahkan dalam rapat paripurna DPR RI 24 September 2019 mendatang.

Petisi berjudul “Presiden Jokowi, Jangan Setujui RKUHP di Sidang Paripurna DPR”yang diunggah di laman change.org, hingga hari ini, Kamis (19/9), pukul 15.28 WIB, sudah diteken oleh 250 ribu orang lebih, dengan target 300 ribu orang.

RKUHP, Mengkriminalisasi Masyarakat, Menguntungkan Koruptor

Tunggal Pawestri, yang merupakan aktivis gender dan HAM adalah penggagas petisi tersebut. Pawestri menggarisbawahi 11 poin dalam RKUHP yang berpotensi mengkriminalisasi masyarakat. Perempuan, penyandang disabilitas, hak privasi, dan kaum miskin adalah beberapa hal yang berpotensi menimbulkan kriminalisasi.

Berikut ini beberapa hal dalam petisi tolak RKUHP pada laman change.org, yang dinilai oleh masyarakat nyeleneh dan juga dapat menciderai budaya demokrasi di Indonesia.

RKUHP dapat dengan mudah mengkriminalisasi masyarakat (tirto)

  1. Korban perkosaan akan dipenjara 4 tahun jika menggugurkan janin hasil perkosaan.
  2. Perempuan yang bekerja dan pulang malam akan mendapatkan denda Rp1.000.000.
  3. Perempuan yang mencari roommate beda jenis kelamin (untuk menghemat biaya) dapat dipenjara 6 bulan.
  4. Beberapa kaum miskin yang terdiri dari pengamen dan gelandangan akan dikenakan denda sebesar Rp1.000.000.
  5. Tukang parkir dapat dikenakan denda Rp1.000.000.
  6. Penderita disabilitas mental dan ditelantarkan dikenakan denda Rp1.000.000.
  7. Jurnalis atau dan juga warna negara yang melakukan kritik terhadap presiden akan dipenjara 3,5 tahun.
  8. Orang tua yang mengenalkan edukasi seksual dan menunjukkan alat kontrasepsi ke anaknya (karena bukan “petugas berwenang”) akan dikenakan denda Rp1.000.000.
  9. Anak yang diadukan berzina oleh orang tuanya akan dipenjara 1 tahun.
  10. Hukum pidana bagi yang dianggap melanggar hukum masyarakat tempat tinggal.
  11. Kemudian juga terdapat revisi KUHP terhadap perbuatan memperkaya diri sendiri (hukum bagi para koruptor), yang pada mulanya dikenakan  hukumannya penjara 4 tahun kemudian  menjadi lebih ringan, yaitu hukuman penjara 2 tahun.

Beberapa hal di atas adalah sebagian kecil dari beberapa pasal dalam RKUHP yang dinilai dapat menciderai dan melukai demokrasi di Indonesia. Apa DPR harus mengkebiri hak dari rakyat? Tentu bukan.

Lantas, setelah lebih dari 20 tahun reformasi, apakah masyarakat Indonesia akan mundur jauh dan kembali terjajah oleh RKUHP? Ayo tunjukkan suara kedaulatan rakyat Indonesia, karena kemerdekaan (dan kedaulatan) adalah hak segala bangsa! Tunjukan partisipasimu di sini.

Bagikan:
#berita hari ini#hukum pidana#isi rkuhp#petisi rkuhp#rkuhp#tolak rkuhp

Berita Terkait

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online
    Berita Hari Ini

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online Perkembangan kasino online modern telah mengubah cara pemain berinteraksi dengan permainan. Akses yang mudah dan variasi ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Evaluasi Pasca-Sesi sebagai Instrumen Strategis dalam Meningkatkan Kualitas Bermain Kasino Online
    Berita Hari Ini

    Evaluasi Pasca-Sesi sebagai Instrumen Strategis dalam Meningkatkan Kualitas Bermain Kasino Online

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:26
  • Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional
    Berita Hari Ini

    Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:25
  • Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan
    Berita Hari Ini

    Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan

    Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan Dalam diskursus mengenai strategi kasino online, perhatian sering terfokus pada pemilihan permainan, RTP, atau ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan
    Berita Hari Ini

    Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:23
  • Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data
    Berita Hari Ini

    Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:22

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi
Berita Hari Ini

1

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?
Berita Hari Ini

2

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan
Berita Hari Ini

3

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050
Berita Hari Ini

4

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?
Berita Hari Ini

5

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up