Djawanews.com - Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan proyek pengolahan sampah jadi energi (PSEL) yang akan dimulai pada awal tahun ini. Proyek yang akan dibangun di 34 titik di 34 kabupaten/kota ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan sampah yang semakin menumpuk.
Dengan volume sampah harian yang sudah mencapai lebih dari 1.000 ton per hari di beberapa daerah, pengolahan sampah menjadi energi merupakan langkah strategis untuk mengurangi beban lingkungan dan mengatasi masalah kesehatan yang muncul akibat sampah yang menumpuk.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa proyek PSEL ini adalah bagian dari 18 proyek hilirisasi strategis yang akan dimulai pada periode Januari hingga Maret 2026.
Proyek tersebut memiliki nilai investasi sekitar Rp600 triliun dan diharapkan dapat mendukung kemandirian energi nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, terutama batu bara.
Proyek Pengolahan Sampah jadi Energi: Langkah Strategis Mengurangi Sampah dan Ketergantungan Energi Fosil
Proyek pengolahan sampah menjadi energi memanfaatkan teknologi yang dapat mengolah sampah yang tidak dapat didaur ulang menjadi energi, seperti listrik, panas, atau bahan bakar alternatif.
Dengan teknologi ini, pemerintah berharap dapat mengurangi volume sampah yang menumpuk, sekaligus memberikan kontribusi dalam mendukung keberlanjutan energi terbarukan di Indonesia.
Pengolahan sampah menjadi energi merupakan langkah penting dalam menciptakan solusi yang ramah lingkungan, serta memberikan manfaat ganda berupa energi terbarukan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah yang tidak dikelola dengan baik.
Proyek pengolahan sampah jadi energi (PSEL) yang digagas pemerintah Indonesia merupakan langkah maju dalam mengatasi permasalahan sampah sekaligus mendukung kemandirian energi nasional.
Dengan teknologi canggih yang dihadirkan, proyek ini tidak hanya mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan, tetapi juga membantu Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Harapannya, proyek ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan sektor energi di tanah air.
Demikian informasi seputar proyek pengolahan sampah jadi energi. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Djawanews.com.