Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Polemik Kepulangan Habib Rizieq Syihab ke Tanah Air, Benarkah Ada Faktor Penghalang?

Polemik Kepulangan Habib Rizieq Syihab ke Tanah Air, Benarkah Ada Faktor Penghalang?

Usman Mahendra
Usman Mahendra 11 Juli 2019 at 05:28am

Terhambatnya kepulangan Habib Rizieq ke tanah air lantaran terkendala oleh faktor X.

Mantan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut kepulangan Pemimpin Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) ke tanah air  terhalang oleh faktor X sehingga membuat dirinya tak bisa pulang ke Indonesia.

Dahnil mengungkapkan, yang menjadi permasalahan sebenarnya, bukan perkara HRS tidak ingin pulang, akan tetapi ada faktor X yang menjadi penghambat bagi kepulangan Habib.

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menyebut, agar HRS dapat kembali pulang ke Indonesia, pemerintah harus berperan untuk membuka penghalang yang menjadi penghambat kepulangan Habib Rizieq.

“Habib Rizieq itu kan gak bisa keluar dari Arab Saudi, maka dari itu, kita berharap pemerintah dapat membuka penghalang itu, agar dia dapat kembali pulang ke tanah air,” Kata Dahnil kepada awak media, Rabu (10/7/2019).

Tanggapan Dubes RI terkait kepulangan Habib Rizieq Syihab

Duta Besar (Dubes) RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel memaparkan apa sebenarnya faktor X yang menjadi penghalang kepulangan HRS itu.

Agus mengungkapkan, alasan mengapa HRS belum dapat kembali ke Indonesia lantaran dia harus membayar denda karena izin tinggal yang sudah habis alias Overstay.

Agar dapat kembali pulang, imam besar FPI itu terlebih dahulu harus membayar denda kepada pemerintah Arab Saudi sekitar 15 hingga 30 ribu riyal atau senilai Rp 110 juta per orang.

“Ya untuk dapat kembali pulang harus bayar denda overstay,” kata Agus.

Agus mengatakan, membayar denda merupakan hal wajar yang harus di tunaikan bagi WNI yang overstay. Dia menyebut, selain HRS ada puluhan WNI lainya yang terkendala kepulangannya karena kasus yang sama.

Duta Besar RI untuk Arap Saudi Agus Maftuh Abegebriel. (okezone.com)

Dia menjelaskan, aturan overstay tersebut sudah menjadi aturan yang baku bagi Kerajaan Arab Saudi (KSA). Pemerintah Saudi sebenarnya menyediakan Amnesti massal bagi WNA yang terkena kasus overstay. Akan tetapi Agus mengungkapkan dirinya tidak tau kapan jadwal amnesti itu akan dibuka oleh KSA.

“Ada skema pulang gratis sebenarnya melalui amnesti massal. Namun kami tidak tahu kapan program itu akan dibuka,” terangnya.

Jawaban Tim Bantuan Hukum Habib Rizieq Syihab

Ketua Tim Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengonfirmasi soal izin tinggal HRS yang melebihi batas. Dia mengatakan, pihaknya juga siap untuk membayar denda tersebut (overstay), akan tetapi HRS cenderung diabaikan.

“Jika memang betul overstay, ya tinggal dideportasi saja, nanti dendanya akan kami bayar,” ungkap Sugito, Rabu (10/7/2019).

Sugito menambahkan, padahal sebenarnya, otorititas Arab Saudi akan menahan WNA yang ketahuan overstay. Selanjutnya, WNA yang overstay akan diizinkan pulang setelah membayar denda.

Dia mengungkapkan, sebelum izin tinggal HRS di Arab Saudi habis, Habib sudah mencoba tiga kali ke luar negeri. Sugito pun lantas menyinggung pelarangan Habib ke Malaysia untuk menjalani sidang doktoralnya.

Bahkan, sugito mengatakan, larangan kepergian HRS ke luar Arab Saudi berasal dari Institusi milik Pemerintah Indonesia. Adapun informasi tersebut diperolehnya dari pihak Saudi.

“Kala itu, Dia (HRS) belum overstay, mau ke Malaysia, tapi dilarang. Tiga kali dia mencoba pergi tetap gagal, akhirnya overstay,” ujar Sugito.

“Jadi yang menyebabkan overstay bukan Habib Rizieq, namun ada pihak di Indonesia yang menyebabkan overstay,” tambahnya.

Sebelumnya kepulangan HRS ramai diperbincangkan di depan publik setelah Prabowo Subianto mengajungan pemulangan Habib Rizieq sebagai Syarat untuk rekonsiliasi dengan Jokowi pasca Pilpres 2019.

Namun, banyak dari pihak Jokowi yang tidak sepakat dengan syarat yang diajukan oleh Prabowo tersebut lantaran, kepergian Habib Rizieq Syihab ke Arab Saudi atas inisiatifnya sendiri bukan karena diminta oleh pemerintah.

Bagikan:
#habib rizieq#HABIB RIZIEQ SYIHAB#HRS#KEPULANGAN HRS#PENCEKALAN HRS#REKONSILIASI JOKOWI-PRABOWO#RIZIEQ SYIHAB

Berita Terkait

    Kesadaran Energi Terbarukan di Kalangan Generasi Muda Indonesia: Katalis Perubahan untuk Masa Depan?
    Berita Hari Ini

    Kesadaran Energi Terbarukan di Kalangan Generasi Muda Indonesia: Katalis Perubahan untuk Masa Depan?

    Djawanews.com - Perubahan iklim kini bukan lagi ancaman yang jauh, melainkan kenyataan yang kita hadapi setiap hari. Fenomena cuaca ekstrem dan krisis sumber daya alam semakin ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Besai Kemu: Komitmen United Tractors Dalam Perkuat Transisi Energi Nasional
    Berita Hari Ini

    PLTA Besai Kemu: Komitmen United Tractors Dalam Perkuat Transisi Energi Nasional

    Saiful Ardianto 26 Nov 2025 11:15
  • Pencapaian Target Net Zero Indonesia Terancam Kenaikan Emisi: Apa yang Harus Diperbaiki?
    Berita Hari Ini

    Pencapaian Target Net Zero Indonesia Terancam Kenaikan Emisi: Apa yang Harus Diperbaiki?

    Saiful Ardianto 25 Nov 2025 13:23
  • Turbin Waduk PLTA di Kampar Kembali Beroperasi saat Curah Hujan Meningkat?
    Berita Hari Ini

    Turbin Waduk PLTA di Kampar Kembali Beroperasi saat Curah Hujan Meningkat?

    Djawanews.com - Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang di Kampar, Riau, kembali mengoperasikan turbin setelah dihentikan sementara. Manajer ULPLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Pabrik BYD Indonesia: Langkah Strategis untuk Masa Depan Kendaraan Listrik di Subang
    Berita Hari Ini

    Pabrik BYD Indonesia: Langkah Strategis untuk Masa Depan Kendaraan Listrik di Subang

    Saiful Ardianto 24 Nov 2025 14:30
  • Pengembangan PLTS Terapung di Papua: Potensi Besar Energi Terbarukan untuk Masa Depan
    Berita Hari Ini

    Pengembangan PLTS Terapung di Papua: Potensi Besar Energi Terbarukan untuk Masa Depan

    Saiful Ardianto 24 Nov 2025 11:27

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Komitmen Damai Ojol DIY: Jaga Keistimewaan dan Kondusivitas Yogyakarta di Tengah Aksi Nasional
Berita Hari Ini

1

Komitmen Damai Ojol DIY: Jaga Keistimewaan dan Kondusivitas Yogyakarta di Tengah Aksi Nasional

Pabrik BYD Indonesia: Langkah Strategis untuk Masa Depan Kendaraan Listrik di Subang
Berita Hari Ini

2

Pabrik BYD Indonesia: Langkah Strategis untuk Masa Depan Kendaraan Listrik di Subang

Pengembangan PLTS Terapung di Papua: Potensi Besar Energi Terbarukan untuk Masa Depan
Berita Hari Ini

3

Pengembangan PLTS Terapung di Papua: Potensi Besar Energi Terbarukan untuk Masa Depan

Pencapaian Target Net Zero Indonesia Terancam Kenaikan Emisi: Apa yang Harus Diperbaiki?
Berita Hari Ini

4

Pencapaian Target Net Zero Indonesia Terancam Kenaikan Emisi: Apa yang Harus Diperbaiki?

Turbin Waduk PLTA di Kampar Kembali Beroperasi saat Curah Hujan Meningkat?
Berita Hari Ini

5

Turbin Waduk PLTA di Kampar Kembali Beroperasi saat Curah Hujan Meningkat?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2025 Djawanews Media Utama
arrow-up