Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
PCO Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Bantu Warga Hemat Rp1 Juta Lebih
Kiri-kanan: Deputi I Bidang Materi Komunikasi dan Informasi PCO Muhammad Isra Ramli, Wamentrans Viva Yoga Mauladi, Juru Bicara Kemenkes Widyawati (ANTARA)

PCO Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Bantu Warga Hemat Rp1 Juta Lebih

MS Hadi
MS Hadi 11 Februari 2025 at 09:12am

Djawanews.com – Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) mengatakan program cek kesehatan gratis dapat membantu setiap warga menghemat biaya pemeriksaan kesehatan hingga lebih dari Rp1 juta.

Diketahui, program ini memberikan layanan skrining kesehatan dasar secara gratis, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka.

“Nilainya (penghematan biaya cek kesehatan setiap orang) kalau dikonversi ya sekitar Rp1 jutaan kalau mereka harus bayar (sendiri) gitu,” ucap Deputi I Bidang Materi Komunikasi dan Informasi PCO Muhammad Isra Ramli dilansir ANTARA, Senin, 10 Februari.

Namun, ia menyatakan nilai penghematan pasti per individu berbeda-beda, mengingat setiap peserta program mendapatkan layanan pemeriksaan khusus yang disesuaikan dengan usia dan beban penyakit terbanyak pada setiap kelompok usia sasaran.

Untuk bayi baru lahir, akan dilakukan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) atau kekurangan hormon tiroid sejak dalam kandungan serta skrining G6PD, enzim yang penting dalam menjaga sel merah agar tetap sehat.

Balita dan anak prasekolah akan menjalani pemeriksaan pertumbuhan, perkembangan serta deteksi dini terhadap penyakit seperti tuberkulosis, gangguan pendengaran, masalah mata, gigi, talasemia, dan gula darah.

Pada usia dewasa, pemeriksaan akan mencakup evaluasi terhadap faktor risiko kardiovaskular dan paru, seperti tuberkulosis dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Selain itu deteksi dini terhadap kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus, fungsi indera, serta kesehatan jiwa dan calon pengantin.

Sementara itu, pemeriksaan pada masyarakat lanjut usia (lansia) akan difokuskan pada deteksi masalah kesehatan umum, seperti geriatri (kesehatan usia lanjut), gangguan kardiovaskular, paru, hati, kanker, fungsi indera, serta kesehatan jiwa.

Baca Juga:
  • Samsung Bakal Hadirkan Layanan Fitness Premium untuk Galaxy Watch dan Galaxy Ring
  • Prabowo Tegaskan Masyarakat Kurang Mampu Harus Dapat Akses Layanan Kesehatan Terbaik
  • Pentingnya Protein dan Cara Menghitung Kebutuhan Harian Anda

Pemerintah juga berencana untuk menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis khusus anak dan remaja usia sekolah serta ibu hamil.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Widyawati menyatakan layanan yang diberikan oleh program cek kesehatan gratis tersebut adalah skrining kesehatan dasar, bukan pengobatan maupun tindak lanjut (follow up).

Ia menyatakan tujuan dari program tersebut adalah untuk menganalisis apakah ada kondisi kesehatan yang dapat memicu seseorang terjangkit penyakit tertentu.

“Untuk skriningnya sendiri nanti dengan petugasnya, dengan dokternya, itu satu orang (peserta) bisa sekitar 10 menit karena (perlu) ditanya riwayatnya dan segala macam,” jelas Widyawati.

Program cek kesehatan gratis dilaksanakan secara perdana hari ini di 17 puskesmas di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.

Salah satu lokasi penyelenggaraan program tersebut adalah Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan, yang dihadiri oleh Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi, Deputi I Bidang Materi Komunikasi dan Informasi PCO Muhammad Isra Ramli, dan Juru Bicara Kemenkes Widyawati.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Puskesmas Tebet Santayana menuturkan biaya yang dihabiskan untuk melakukan deteksi dini kanker rahim, salah satu layanan skrining yang diberikan untuk wanita dewasa, dapat melebihi Rp1 juta.

“Ada satu pemeriksaan deteksi dini kanker rahim yang dilakukan di Puskesmas memakai metode HPV-DNA dan dari brosur-brosur yang pernah saya dapat satu kali pemeriksaan itu Rp1.250.000 kalau di tempat lain,” ujar Santayana.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#kesehatan#Layanan Kesehatan#Cek Kesehatan Gratis#Kemenkes#PCO

Berita Terkait

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Djawanews - Kawasan hutan dan ekosistem lingkungan hidup memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekologis, mitigasi perubahan iklim, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Saiful Ardianto 15 Oct 2026 19:39
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Djawanews.com - Investasi Geotermal Gunung Ungaran di Jawa Tengah diperkirakan mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4–5 triliun. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13
  • Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Saiful Ardianto 10 Oct 2026 19:46

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Dukung Kebijakan
Berita Hari Ini

1

Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
Berita Hari Ini

2

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up