Djawanews.com - Venezuela mengambil langkah baru untuk meningkatkan produksi migas dengan menggandeng perusahaan energi asal Amerika Serikat. Pemerintah Venezuela menandatangani kontrak dengan Hunt Oil untuk mengembangkan Lapangan Carito sekaligus mencapai kesepakatan kerangka kerja dengan SLB untuk layanan eksplorasi lapangan terpadu.
Menteri Hidrokarbon Venezuela Paula Henao mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memulihkan produksi hidrokarbon. Kesepakatan ini juga menunjukkan dorongan pemerintah untuk kembali menarik perusahaan internasional ke sektor minyak dan gas Venezuela.
Hunt Oil dan SLB Masuk dalam Pengembangan Produksi Migas Venezuela
Kontrak dengan Hunt Oil mencakup pengembangan dan peningkatan produksi di Lapangan Carito, termasuk partisipasi dalam produksi hidrokarbon. Menurut Henao, Hunt Oil merupakan perusahaan yang memiliki reputasi baik dan kerja sama tersebut diarahkan untuk membantu memulihkan produksi di lapangan tersebut.
Sebelum kontrak ditandatangani, kedua pihak telah memiliki dasar kerja sama melalui nota kesepahaman pada April 2026 mengenai rencana investasi di sektor minyak dan gas.
Selain Hunt Oil, Venezuela juga menandatangani kesepakatan kerangka kerja dengan SLB. Perusahaan jasa ladang minyak asal AS tersebut akan terlibat dalam pengembangan dan penyediaan layanan eksplorasi lapangan terpadu.
Penandatanganan kontrak dilakukan di Houston dalam konferensi IMAGE 2026, yang mempertemukan ahli geologi, geofisika, serta perusahaan energi. Dalam forum tersebut, delegasi Venezuela turut mempresentasikan peluang investasi di industri migas.
Venezuela Dorong Investasi dan Kerja Sama Energi
Venezuela juga memperkenalkan regulasi baru setelah pemerintah melakukan reformasi terbatas terhadap aturan hidrokarbon. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas peluang investasi serta mendorong keterlibatan perusahaan energi internasional.
Dalam kunjungan ke Houston, delegasi Venezuela yang turut diikuti Kuasa Usaha Venezuela untuk Amerika Serikat Johann Alvarez juga melakukan pertemuan dengan perwakilan Departemen Energi AS. Pertemuan itu membahas agenda bersama di sektor energi.
Agenda delegasi dijadwalkan berlanjut pada 19 Agustus 2026. Venezuela juga mempromosikan konferensi internasional Energy Week yang akan digelar di negara tersebut pada Februari 2027.
Konferensi Energy Week direncanakan mempertemukan berbagai perusahaan internasional dari sektor energi, termasuk penyedia jasa ladang minyak, perusahaan pengeboran, produsen, hingga perusahaan perdagangan minyak.
Kerja sama dengan Hunt Oil dan SLB menandai upaya Venezuela meningkatkan produksi migas sekaligus memperkuat daya tarik investasi sektor energinya. Fokus pada Lapangan Carito, eksplorasi terpadu, dan promosi forum energi internasional menjadi bagian penting dari strategi tersebut.
Demikian informasi seputar peningkatan produksi migas oleh Venezuela lewat kerja sama dengan Amerika. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Djawanews.com.