Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Merunut Pengobar Tagar #WargaKalimantanBukanMonyet & #TangkapEdyMulyadi

Merunut Pengobar Tagar #WargaKalimantanBukanMonyet & #TangkapEdyMulyadi

Usman Mahendra
Usman Mahendra 27 Januari 2022 at 12:38pm

Dilansir dari blog.netray.id: Naiknya #WargaKalimantanBukanMonyet dan #TangkapEdyMulyadi bermula dari penolakan rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Beberapa akun pegiat media sosial menaikan tagar ini dengan dominasi argumen bernada negatif.

Rencana pemerintah dalam memindahkan IKN di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur masih menjadi perbincangan warganet. Keramaian perbincangan tersebut membuat topik yang berkaitan dengan rencana pemindahan IKN selalu menduduki trending di media daring. Seperti yang terjadi pada 24 Januari 2022 hari lalu, #WargaKalimantanBukanMonyet menjadi trending topik di Twitter.

Setelah ditelusuri munculnya tagar tersebut karena salah satu pernyataan kontroversial pegiat media sosial Edy Mulyadi. Pernyataan tersebut diunggah di YouTube oleh kanal Mimbar Tube pada minggu 23 Januari 2022. Dalam sebuah video itu, Edy melontarkan pernyataan tentang calon wilayah IKN Kalimantan Timur sebagai lokasi untuk jin buang anak. 

Gambar 1. Grafik analisis top wordtopik#WargaKalimantanBukanMonyet

Selain melontarkan pernyataan tentang lokasi Kalimantan Timur sebagai tempat pembuangan jin, ia juga mengungkapkan bahwa hanya monyet yang mau pindah ke Penajam Utara. Dilihat dari analisis top word di atas, #TangkapEdyMulyadi dan #IndonesiaTanpaPKS juga menggema seiring naiknya #WargaKalimantanBukanMonyet. 

Gambar 2. Statistik topik#WargaKalimantanBukanMonyet

Pemantauan Netray dalam periode sepekan yakni 19-25 Januari 2022, perbincangan topik#WargaKalimantanBukanMonyet mendulang sebesar 16,6 ribu twit. Mayoritas twit dipenuhi opini warganet bersentimen negatif sebesar 67%. 

Opini kekecewaan warganet dalam sehari mencapai angka 14,5 ribu twit. Pernyataan Edy selain menolak perpindahan IKN, juga menyinggung Menteri Pertahanan Prabowo. Ia secara gamblang mengungkapkan Menhan Prabowo seperti macan yang mengeong, tidak berwibawa sama sekali. 

Top Akun untuk #WargaKalimantanBukanMonyet 

Dari sekian ribu twit, bagaimana naiknya tagar tersebut hingga menduduki trending? Akun apa saja yang turut mempengaruhi kenaikan tagar dengan dominasi opini bersentimen negatif? 

Gambar 3. Grafik top accountstopik#WargaKalimantanBukanMonyet

Berdasarkan popularitas akun terlihat beberapa akun yang paling banyak menggunakan opini bertagar #WargaKalimantanBukanMonyet. Akun yang menempati urutan pertama ditempati oleh akun @Chusnulch__. Akun pegiat media sosial tersebut menuliskan opini bernada kritikan untuk segera menindaklanjuti ujaran Edy Mulyadi.

Gambar 4. Sampel twit

Ungkapan twit yang dituliskan oleh akun @ChusnulCh__ tersebut banyak mendapat interaksi warganet lain berupa komentar dan retweet. Twit ketersinggungan atas pernyataan Edy sepertinya mewakili opini warganet lainnya yang merasakan kekesalan serupa. 

Kemudian akun lain yang twitnya mendapat interaksi dari warganet lainnya ialah akun @firzahusainInc. Apabila dilihat dari jajaran top akun di atas, akun @firzahusainInc ini menempati urutan kedua setelah akun @ChusnulCh__. 

  • Gambar 5. Sampel twit

Akun Firza Husain juga mengungkapkan kekesalan melalui opini twit yang ditujukan kepada pihak berwenang. Akun@firzahusainInc menyuruh pihak Kepolisian untuk cepat memproses kasus dugaan penghinaan terhadap masyarakat Kalimantan yang dilakukan Edy Mulyadi tersebut. 

Twit yang dituliskan oleh kedua akun ini pun lantas memicu opini warganet lain berkaitan dengan ujaran Edy. Twit yang diungkapkan oleh warganet pun mayoritas dipenuhi oleh argumen bernada negatif. 

  • Gambar 7. Sampel twit

Kekesalan warganet terus menggema di media sosial. Bahkan salah satu dari opini warganet tersebut membawa-bawa nama salah satu partai yakni Partai Keadilan Sejahtera. Setelah ditelusuri, Edy Mulyadi merupakan salah satu anggota partai tersebut.

Akan tetapi argumen penolakan datang dari pihak PKS. Partai berlambang bulan sabit dan padi ini pun mengklarifikasi pernyataan tersebut. Pihak PKS menyebutkan bahwa Edy Mulyadi sudah bukan anggota partai. Edy dinyatakan telah keluar dari anggota legislatif partai sehingga sudah bukan menjadi tanggung jawab PKS terkait ujaran penghinaan yang ia lakukan. 

Menelisik Jaringan Percakapan #WargaKalimantanBukanMonyet 

Selain melihat akun apa saja yang menaikan perbincangan seputar tagar, Netray juga menelusuri jaringan percakapan yang terlibat. Melalui fitur Social Network Analysis dapat terlihat akun-akun yang paling sering ditandai oleh warganet.  


  • Gambar 7. Peta hasil Sosial Network Analysis

Dari gambar jaringan percakapan by mention di atas, akun yang paling banyak ditandai oleh warganet adalah akun resmi divisi humas Polri @DivHumas_Polri. Lalu tidak ketinggalan akun kapolri pun turut ditandai dalam menggaungkan tagar tersebut.

Warganet menyuarakan ujaran Edy Mulyadi agar segera ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian. Kemudian yang tidak kalah menyita perhatian adalah jaringan yang menyelimuti akun @mkusumawijaya. Garis garis berwarna merah di sekitar akun @mkusumawijaya, menandakan mention yang menandai akun banyak didominasi twit bersentimen negatif. 

Akun @mkusumawijaya ini diduga sebagai salah satu akun yang sangat kontra dengan ujaran yang disampaikan oleh Edy Mulyadi. Melalui beberapa twit yang ditandai oleh warganet, akun @mkusumawijaya ini banyak merangkum pernyataan Edy yang menyangkut Kalimantan Timur dan warganya. 

Simak analisis isu terkini lainnya melalui https://blog.netray.id/ dan deep analysis Netray melalui https://medium.com/@netrayID

Editor: Irwan Syambudi

Bagikan:

Berita Terkait

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Djawanews.com - Krisis geopolitik yang terjadi di Iran kembali menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi terbarukan. Ketegangan global yang memengaruhi stabilitas pasokan energi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Saiful Ardianto 16 Mar 2026 12:03
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Djawanews.com - Lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu kewaspadaan banyak negara Asia. Sejumlah pemerintah menempuh langkah cepat, mulai dari pembatasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 11 Mar 2026 16:12
  • PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!
    Berita Hari Ini

    PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!

    Saiful Ardianto 10 Mar 2026 17:06

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
Berita Hari Ini

1

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
Berita Hari Ini

2

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up