Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Dipenjara, Warganet; Negara Mana sih?

Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Dipenjara, Warganet; Negara Mana sih?

Usman Mahendra
Usman Mahendra 07 Februari 2022 at 12:30pm

Dilansir dari blog.netray.id: Awal 2022, isu korupsi kembali ramai. Kali ini bukan geger penangkapan maling uang rakyat, tetapi soal isu koruptor di bawah Rp50 juta yang tak perlu dipenjara. Pernyataan itu dilontarkan Jaksa Agung ST Burhanuddin hingga kemudian menjadi sorotan media massa dan juga publik.

Gambar 1. Pemberitaan media online

Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI yang diadakan pada Kamis (27/1/2022), ST Burhanuddin menyampaikan bahwa penyelesaian proses hukum kasus korupsi dengan kerugian di bawah Rp50 juta dapat diselesaikan dengan pengembalian kerugian negara. Dengan mekanisme tersebut ST Burhanuddin menilai proses hukum dalam dilakukan secara cepat dan sederhana.

Pernyataan Jaksa Agung yang telah dilantik oleh Presiden Jokowi sejak 2019 tersebut telah disoroti oleh 49 media massa dengan total penulisan berita sebanyak 185 artikel dalam periode 27Januari-3 Februari 2022. Isu yang dinilai memberikan keterpihakan kepada koruptor ini memberikan sentimen negatif kepada sosok jaksa agung tersebut.

Gambar 2. Statistik pemberitaan media online

Berbagai espons dari beberapa kalangan mulai bermunculan setelah adanya pernyataan tersebut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara lantang memberikan tanggapannya terhadap isu tersebut. Melansir dari iNews.id, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan bahwa korupsi di bawah Rp50 juta tidak bisa dibiarkan dan tetap perlu ada pemberian efek jera.

Gambar 3. Top person yang muncul dalam pemberitaan

Gambar 4. Top organization yang muncul dalam pemberitaan

Nama-nama yang memberikan tanggapan keras terhadap pernyataan Jaksa Agung kerap muncul dalam pemberitaan atau masuk dalam daftar Top Person dari hasil analisis pemberitaan yang dilakukan oleh Netray.

Selain Ghufron, tanggapan keras disampaikan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana. Nama Kurnia masuk dalam Top Person, Ia bilang ICW tidak memahami argumentasi hukum yang mendasari pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin soal penghapusan proses hukum tersebut. Menurutnya sampai saat ini pasal 4 UU Tipikor masih berlaku sehingga pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tipikor.

Kritikan lain terhadap isu ini juga datang Institute for Criminal Justice Reform (ICJR). Peneliti ICJR Iftitah Sari atau Tita mengingatkan bahwa para pelaku korupsi dengan kerugian negara di bawah Rp50 juta tetap harus melalui proses pidana meski melakukan pengembalian kerugian keuangan negara.

Gambar 5. Sampel pemberitaan

Gambar 6. Sampel pemberitaan

Korupsi 50 Juta Cukup Kembalikan, Warganet: Dikira Simpan Pinjam

Pernyataan kontroversi jaksa agung ini juga menyentil warganet yang turut tergelitik atas hal tersebut. Berbagai respons terkait pernyataan ST Burhanuddin diungkapkan warganet dalam unggahan twit mereka.

Terlihat dari kumpulan Top Words gambar 7, kosakata yang berkaitan dengan korupsi mendominasi perbincangan. Namun, salah satu kata yang mencuri perhatian ialah kosakata enak yang turut menjadi deretan di kumpulan Top Words topik ini.

Gambar 7. Top Words topik korupsi di bawah 50 juta

Warganet menilai ketiadaan proses hukum bagi pelaku korupsi di bawah Rp50 juta dinilai tidak memberikan keadilan. Beberapa warganet memberikan perbandingan dengan proses hukum yang diterima oleh beberapa oknum yang dinilai tak sebanding dengan tindak korupsi Rp50 juta.

  • Gambar 8. Sampel twit

Berbagai guyonan pun juga dilontarkan warganet terkait pernyataan kontroversi tersebut. Warganet menilai koruptor yang mendapat ampunan karena jumlah korupsi di bawah Rp50 juta sama halnya dengan orang yang tengah melakukan proses simpan pinjam. Padahal hal tersebut merupakan tindakan kriminal, meski jumlah korupsi terbilang kecil.

Gambar 9. Sampel twit

Tanggapan hingga kritikan atas isu tersebut terus dilayangkan warganet hingga topik ini menyentuh lebih dari dua ribu twit dalam periode pemantauan yang sama dengan kanal news. Tak sedikit warganet memberikan respons yang terdetekti sebagai tweet bersentimen negatif. Terlihat dari grafik Sentiment Trend di bawah ini yang menunjukkan bahwa 76% persen tweet bersentimen negatif.

Gambar 10. Statistik analisis Twitter

Ribuan kekecewaan diungkapkan warganet dengan memberikan tanggapan mereka atas ketidakadilan apabila koruptor di bawah Rp50 juta tidak mendapat proses hukum. Peradilan tersebut dinilai jauh berbeda dengan apa yang diterima oleh rakyat jelata yang tengah menjalani proses hukum di beberapa kasus yang justru dinilai tidak berat. Meski putusan tersebut dianggap sebagai salah satu bentuk meringankan anggaran biaya pengusutan kasus korupsi. Namun, tak sepantasnya koruptor mendapat hak kebebasan atas tindakan tersebut.

Gambar 11. Ungkapan kekecewaan yang diunggah warganet

Demikian pantauan Media Monitoring Netray terkait pernyataan kontroversi Jaksa Agung ST Burhanuddin. Simak ulasan isu terkini lainnya hanya di https://blog.netray.id/

Editor: Irwan Syambudi

Bagikan:
#50 juta#korupsi#ST BURHANUDDIN

Berita Terkait

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online
    Berita Hari Ini

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online Perkembangan kasino online modern telah mengubah cara pemain berinteraksi dengan permainan. Akses yang mudah dan variasi ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Evaluasi Pasca-Sesi sebagai Instrumen Strategis dalam Meningkatkan Kualitas Bermain Kasino Online
    Berita Hari Ini

    Evaluasi Pasca-Sesi sebagai Instrumen Strategis dalam Meningkatkan Kualitas Bermain Kasino Online

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:26
  • Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional
    Berita Hari Ini

    Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:25
  • Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan
    Berita Hari Ini

    Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan

    Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan Dalam diskursus mengenai strategi kasino online, perhatian sering terfokus pada pemilihan permainan, RTP, atau ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan
    Berita Hari Ini

    Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:23
  • Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data
    Berita Hari Ini

    Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:22

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi
Berita Hari Ini

1

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?
Berita Hari Ini

2

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan
Berita Hari Ini

3

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050
Berita Hari Ini

4

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?
Berita Hari Ini

5

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up