Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Keunikan Pakaian Adat Kalimantan Barat (Pontianak) yang Agamis nan Elegan

Keunikan Pakaian Adat Kalimantan Barat (Pontianak) yang Agamis nan Elegan

Usman Mahendra
Usman Mahendra 21 Oktober 2019 at 09:47am

Keunikan pakaian adat Kalimantan Barat (Pontianak) menjadikannya banyak disukai oleh masyarakat. Pakaian khas Pontianak dikenal dengan nama Teluk Belanga dan Baju Kurung.

Banyak anggapan yang mengatakan bahwa Pontianak memiliki sejarah yang unik dan menarik dibanding dengan wilayah Kalimantan Barat lainnya. Wilayah ini memiliki pengaruh kuat terhadap tradisi islam di beberapa kebudayaannya, termasuk dalam pakaian adatnya. Keunikan pakaian adat Kalimantan Barat (Pontianak) terletak pada akulturasi budaya yang menggabungkan islam dengan suku yang ada di Kalimantan Barat, yakni Dayak.

Pontianak sendiri didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie, putra seorang ulama dari Arab. Selain seorang pebisnis, Syarif Abdurrahman juga menjadi Sultan pertama Pontianak. Dari Syarif Abdurrahman kebudayaan Pontianak, Kalimantan Barat mengalami perkembangan.

Keunikan Pakaian Adat Kalimantan Barat (Pontianak)

Keunikan pakaian adat Kalimantan Barat (Pontianak), salah satu yang unik adalah batiknya (prelo.co.id)

Ada dua jenis pakaian adat yang dimiliki Pontianak. Pertama, pakaian adat Pontianak yang berakulturasi dengan Islam-Melayu. Kedua, pakaian adat Pontianak khas suku Dayak, suku asli Kalimantan Barat.

Pakaian adat Pontianak Melayu bernama Telok Belanga dan Baju Kurung. Sedangkan pakaian adat Pontianak Kalimantan Barat bernama King Baba (pria) dan King Bibinge (wanita). Keduanya memiliki keunikan masing-masing. Kali ini, Djawanews akan menyajikan informasi tentang keunikan pakaian adat Pontianak Melayu.

1. Pakaian yang syarat dengan kebudayaan islam

Seperti yang dikatakan di awal, pakaian adat Pontianak Melayu dinamakan dengan Telok Belanga (laki-laki) dan Baju Kurung (wanita). Pakaian ini memiliki keunikan masing-masing, salah satunya adalah sangat kental dengan nilai keislaman. Telok Belanga tidak memiliki ornamen yang banyak, begitu pula dengan Baju Kurung. Karena memuat nilai islam, pakaian ini menutupi aurat laki-laki maupun perempuan yang dalam ajaran islam harus tertutup. Telok Belanga juga menggunakan sarung dan juga songket untuk memperindah penampilan.

Satu set pakaian laki-laki terdiri dari baju atasan polos dengan jumlah kancing di dada yang harus sesuai kaidah. Boleh memilih memakai kancing 1 (tulang belut), boleh juga 3, atau 5 (cekak musang). Penentuan jumlah kancing baju tidak sembarangan, ada makna filosofinya sendiri. Filosofi tersebut tentu didasarkan pada nilai keislaman. Kancing baju 1 bermakna tauhid, 3 dimaknai dengan Allah, Muhammad, dan Adam, kancing baju 5 bermakna rukun Islam. Celana panjang pun dijahit tak melebihi mata kaki agar sesuai sunnah.

2. Pakaian yang hanya dipakai oleh kerabat raja

Pada masa kesultanan, tidak semua orang bisa memakai pakaian adat Pontianak, hanya kerabat kerajaan saja yang diperkenankan memakai pakaian tersebut. Namun seiring berjalanannya waktu, pakaian ini boleh dipergunakan oleh masyarakat secara luas. Pakaian ini juga digunakan khusus pada saat acara adat atau pernikahan.

3. Batik bercorak insang dan riak air

Keunikan pakaian adat Kalimantan Barat (Pontianak) yang lain adalah adanya corak yang sederhana, namun tak meninggalkan kesan unik dan indah. Corak batik tersebut dinamakan dengan corak batik insang. Motifnya yang sederhana konon katanya terinspirasi dari insang ikan atau riak air sungai. Hal tersebut menjadi wajar mengingat letak Pontianak berada di pesisir Sungai Kapuas. Selain itu, dalam islam ada larangan menggambar makhluk hidup.

Bagikan:
#BAJU KURUNG#fashion#PAKAIAN ADAT PONTIANAK#PAKAIAN KHAS KALBAR#PAKAIAN KHAS PONTIANAK#PONTIANAK#TELUK BELANGGA

Berita Terkait

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Djawanews.com - Krisis geopolitik yang terjadi di Iran kembali menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi terbarukan. Ketegangan global yang memengaruhi stabilitas pasokan energi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Saiful Ardianto 16 Mar 2026 12:03
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Djawanews.com - Lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu kewaspadaan banyak negara Asia. Sejumlah pemerintah menempuh langkah cepat, mulai dari pembatasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 11 Mar 2026 16:12
  • PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!
    Berita Hari Ini

    PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!

    Saiful Ardianto 10 Mar 2026 17:06

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
Berita Hari Ini

1

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
Berita Hari Ini

2

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up