Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Harta Karun Sriwijaya Gemparkan Warga OKI

Harta Karun Sriwijaya Gemparkan Warga OKI

Usman Mahendra
Usman Mahendra 07 Oktober 2019 at 05:42am

Masyarakat Ogan Kemering Ilir, Sumatera Selatan digegerkan atas penemuan harta karun Sriwijaya. Harta tersebut ditemukan di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan.

Masyarakat Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, kembali gempar atas pertemuan harta karun Sriwijaya. Harta karun tersebut ditemukan di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang beberapa waktu lalu terjadi di wilayah tersebut.

Harta Karun Sriwijaya yang Ditemukan Berupa Logam Mulia

Deni merupakan salah satu warga yang ikut mencari harta karun peninggalan kerajaan Sriwijaya. Dikutip dari detik.com, Deni mengungkapkan bahwa ia beserta istri dan anaknya mendapat emas sekitar 4 sampai 5 gram. Emas tersebut kemudian dijual.

“Istri dan anak saya dapat emas sekitar 4-5 gram, kalau harga normal itu hanya Rp3 jutaan. Tapi karena motif dan batu merah, dihargai Rp35 juta,” jelas Denni, Jumat (4/10/2019).

Tidak hanya Deni, banyak warga yang juga berbondong-bondong mencari benda berharga lain di bekas lokasi Karhutla. Atas fenoma tersebut, Bupati OKI, Iskandar, meminta warga dan para pemburu harta karun untuk melaporkan seluruh temuan mereka.

Harta karun Sriwijaya yang ditemukan berupa perhiasan emas dan logam mulia lain (suryakepri.com)

Laporan dapat dilakukan ke Pemda atau Balai Penelitian Cagar Budaya (BPCB) di Jambi. Selain itu, Iskandar juga meminta agar para warga tidak melakukan penggalian massal. Menurutnya, benda-benda tersebut memiliki nilai sejarah dan harus diteliti lebih lanjut.

“Itu benda bersejarah. Karena itu kami meminta supaya dilaporkan, terutama kalau ada penemuan,” ujar Iskandar saat ditemui wartawan, Senin (7/10/2019).

Penemuan harta yang diduga bekas kerajaan Sriwijaya tersebut ternyata bukan kali pertama. Sekitar tahun 2005, penemuan benda berharga juga sering ditemukan di wilayah lahan gambut. Hal ini diungkapkan oleh Kolektor Benda Peninggalan Sriwijaya Okky Okta Wijaya yang diambil dari cnnindonesia.com.

Okky menerangkan, kawasan gambut di Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), khususnya di Desa Sungai Jeruju memang kaya. Bahkan beberapa warga sering mencari serbuk emas untuk dijual. Pertama kali tahun 2005, warga menemukan cincin emas.

Penemuan cincin emas oleh warga diawali saat salah satu warga sedang mencangkul tanah di halaman rumahnya. Seiring berjalannya waktu, para pencari harta semakin banyak. Memasuki tahun 2012 penemuan material yang mengandung serbuk emas mulai ditemukan.

Pada tahun 2015, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah tersebut semakin memudahkan warga untuk mencari harta tersebut. Akses jadi semakin mudah untuk dilalui. Bahkan, Okky juga mengatakan, beberapa warga membuka tenda untuk berburu harta karun Sriwijaya.

“Mencari serbuk emas itu sudah jadi mata pencaharian penduduk setempat. Kalau saya hanya membeli barang peninggalan Sriwijaya yang ditemukan warga. Yang serbuk emas, emas alamnya tidak, itu ada orang lain yang belinya,” kata Okky yang diambil dari CNNIndonesia.com, Sabtu (5/10).

Kepala Balai Arkelogi Sumsel Budi Wiyana juga sempat memberikan keterangannya. Dilansir dari tribunnews.com, ia mengungkapkan, beberapa wilayah di Kabupaten OKI merupakan kawasan permukiman dan pelabuhan pada masa kerajaan Sriwijaya.

Adanya penemuan harta karun Sriwijaya dianggap wajar mengingat sejarah di wilayah tersebut. Berbagai benda berharga memang banyak ditemukan, mulai dari perhiasan emas hingga manik-manik dari logam mulia lain.

Bagikan:
#berita hari ini#HARTA KARUN#HARTA KARUN SRIWIJAYA#HARTA KERAJAAN SRIWIJAYA#OGAN KEMILING ILIR

Berita Terkait

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Djawanews.com - Krisis geopolitik yang terjadi di Iran kembali menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi terbarukan. Ketegangan global yang memengaruhi stabilitas pasokan energi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Saiful Ardianto 16 Mar 2026 12:03
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Djawanews.com - Lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu kewaspadaan banyak negara Asia. Sejumlah pemerintah menempuh langkah cepat, mulai dari pembatasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 11 Mar 2026 16:12
  • PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!
    Berita Hari Ini

    PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!

    Saiful Ardianto 10 Mar 2026 17:06

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
Berita Hari Ini

1

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
Berita Hari Ini

2

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up