Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
BRIN Bangun Alat Deteksi Tsunami di Manggarai Barat, Sensor Diletakkan di Dasar Laut
Ilustrasi (Pixabay)

BRIN Bangun Alat Deteksi Tsunami di Manggarai Barat, Sensor Diletakkan di Dasar Laut

MS Hadi
MS Hadi 05 Desember 2021 at 10:26am

Djawanews.com – Pelaksana tugas Kepala Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Mulyo Harris Pradono mengumumkan pihaknya tengah membangun alat deteksi tsunami berbasis kabel optik bawah laut (Indonesian cable-based tsunameter/InaCBT) di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

"Kami gunakan teknologi InaCBT di Manggarai Barat, sehingga sensor diletakkan di dasar laut menggunakan kabel, lalu informasinya disampaikan ke darat di landing station," kata Mulyo Harris Pradono di Labuan Bajo, mengutip Antara.

Mulyo menjelaskan lokasi pembangunan teknologi InaCBT pada tahun 2021 berada di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat.

Landing station tersebut tengah berada dalam proses pembangunan dan merupakan fasilitas di daratan yang terdiri dari Beach Manhole (BMH), menara (tower), dan rumah listrik (power house).

Pada sistem InaCBT, kata Mulyo, terdapat dua sensor yang dipasang pada kedalaman 4.000 meter di bawah laut. Dua sensor itu akan mendeteksi tekanan air laut karena tsunami, bukan akibat gelombang, karena sensor tersebut bisa membedakan tekanan air laut terjadi karena tsunami atau gelombang.

Baca Juga:
  • BMKG Sebut Indonesia Belum Punya Sensor Bawah Laut Deteksi Dini Tsunami: Bisa Lambat dan Meleset
  • Mbak You Terawang Langit Terbelah Hingga Tanah Bergerak Antara Juli-November?
  • Berita Jogja: Musim Hujan Segera Tiba, BPBD DIY Sebut Sejumlah EWS Rusak

Dengan mekanisme itu, ketika terjadi gempa dan petugas mendapatkan konfirmasi gempa menimbulkan tsunami, maka informasi tersebut akan diteruskan ke BMKG, BPBD, dan masyarakat.

Dalam kesempatan sosialisasi teknologi InaCBT untuk masyarakat pesisir Manggarai Barat di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Mulyo berharap tidak terjadi kerusakan dengan kabel tersebut, mengingat kabel tersebut berada di bawah laut dan sering terjadi kendala seperti kabel putus pada beberapa jaringan kabel bawah laut.

Dia mengajak masyarakat untuk mengetahui keberadaan kabel di bawah laut mulai dari Dusun Rangko ke tengah laut. Dia pun meminta masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan mengurangi risiko kerusakan kabel.

BRIN sendiri menargetkan pagelaran kabel sepanjang 52 km tersebut akan dimulai pada pertengahan hingga akhir Desember 2021 mendatang, sehingga awal tahun 2022 nanti alat tersebut bisa berfungsi.

Peneliti Utama BRIN Heru Sri Naryanto menjelaskan CBT terdiri dari sensor bawah laut yang mengukur getaran gempa dan tekanan air (dalam Ocean Bottom Unit/OBU). Data getaran dan tekanan akan diteruskan melalui kabel bawah laut sampai ke daratan. Selanjutnya fasilitas di daratan secara real time akan mengirim data melalui radio atau jaringan FO telekomunikasi darat ke pusat data (Read Down Station/RDS).

Pengembangan teknologi InaCBT tersebut merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 93 tahun 2019 tentang Penguatan dan Pengembangan Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami.

Penguatan dan pengembangan sistem informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami dilakukan dengan cara pembangunan dan pengoperasian peralatan untuk observasi gempa bumi dan/atau tsunami, pemeliharaan peralatan untuk observasi gempa bumi dan/atau tsunami, serta penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, dan inovasi untuk kemandirian teknologi.

Pada kesempatan sosialisasi tersebut, para peserta juga mendapatkan informasi mengenai pengetahuan tsunami dari Perekayasa Madya BRIN Yus Budiyono.

Selain berada di Kabupaten Manggarai Barat, BRIN juga membangun InaCBT di Kabupaten Ende. Di sana, sensor diletakkan dekat dengan Gunung Rokatenda, Ende sehingga teknologi tersebut bisa mengamati potensi letusan gunung api yang dapat menimbulkan tsunami.

Jika terjadi longsoran akibat letusan gunung api, petugas bisa mendeteksi lebih dini kenaikan muka air laut.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#Tsunami#alat deteksi tsunami#InaCBT#Heru Sri Naryanto#Mulyo Harris Pradono

Berita Terkait

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29
  • Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?

    Saiful Ardianto 29 Apr 2026 14:54
  • PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?
    Berita Hari Ini

    PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?

    Djawanews.com - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian nasional karena potensi mengurangi ketersediaan air di bendungan dan sungai, berdampak langsung pada kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?

    Saiful Ardianto 27 Apr 2026 20:21
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    MS Hadi 25 Apr 2026 10:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up