Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Begini Cara Partai Komunis China Menghukum Warga yang Hobi Kritik Pemerintah
Para anggota parlemen China (informer.com)

Begini Cara Partai Komunis China Menghukum Warga yang Hobi Kritik Pemerintah

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 06 Januari 2021 at 07:52am

Djawanews.com – Hilangnya milyuner Jack Ma selama kurang lebih tiga bulan menyisakan banyak misteri dan teka-teki. Banyak pihak yang menduga Jack Ma diduga dibungkam atau ”dihilangkan” pemerintah China lantaran kritik yang diberikannya.

Sebelumnya, pada bulan Oktober 2020, Jack Ma telah mengkritik pemerintah dalam sebuah acara. Pada waktu itu, Jack Ma mengkritik Partai Komunis China yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping.

Jack Ma Sempat Kritik Partai Komunis China

Jack Ma melakukan kritik terhadap perbankan di China yang menurutnya seperti “rumah gadai” lantaran harus memberikan jaminan pada kredit. Menurutnya hal tersebut akan menghambat inovasi perekonomian.

Selain itu, Jack Ma juga menyerukan sebuah reformasi agar perekonomian dapat berinovasi dan tidak terhambat kebijakan.

Dr Li Wenliang Meninggal Setelah Memperingatkan ada Virus Corona

Dr Li Wenliang meninggal dalam usia muda yaitu 34 tahun. Sebelum meninggal, Dr Li sempat viral di media sosial lantaran memperingatkan banyak orang ada sebuah virus yang misterius.

Namun peringatan Dr Li tersebut membuat pemerintahan geram lantaran dinilai membuat kegaduhan. Polisi kemudian turun tangan dan membungkam Dr Li dengan tanda tangan surat persetujuan tidak membuat kegaduhan lagi.

Kemudian, Dr Li bekerja seperti biasa dan menangani pasiennya yang pada mulanya menderita glaukoma. Namun pasiennya tersebut menderita Covid-19, dan Dr Li meninggal tidak lama setelah itu lantaran tertular virus.

Baca Juga:
  • Jack Ma Muncul Lagi Setelah Hilang Secara Misterius Selama 3 Bulan
  • Hilang Usai Kritik Pemerintah China, Prediksi Akhir Perjalanan Jack Ma Mencuat, Dipenjara atau Tewas?
  • Teknologi Tingkat Tinggi China Berperang Melawan Corona

Profesor Xu Zhangrun, Dosen yang Keras pada Pemerintahan Komunis China

Jauh sebelum Jack Ma dan Dr Li, pada pertengahan tahun 2020 lalu Partai Komunis China kembali menangkap dan membungkam seorang tokoh vokal terhadap pemerintahan.

Meskipun Profesor Xu Zhangrun ditangkap kasus prostitusi, namun banyak orang yakin jika hal tersebut hanyalah kedok karena dirinya dikenal sebagai orang yang frontal mengkritik kebijakan China di bawah Presiden Xi Jinping.

Profesor Xu mengkritik pemerintah China atas penanganan virus Covid-19 dan pada tahun 2018 lalu dirinya pernah mengkritik keras Presiden Xi Jinping.

Puncaknya di tahun 2020 lalu, ketika  Profesor Xu menulis esai yang membuat pemerintahan Komunis China ”kebakaran jenggot”.

"Epidemi Virus Corona telah mengungkap inti kebusukan dari pemerintahan China," jelas Profesor Xu dalam esainya.

Selain cara pemerintah Komunis China membungkam warganya yang gemar mengkritik pemerintahan, simak berita menarik dari berbagai daerah lainnya di Nusantara hanya di Warta Harian Djawanews. Untuk mendapatkan informasi cepat dan menarik jangan lupa ikuti Instagram @djawanewscom.

Bagikan:
#Warta Harian#berita hari ini#Jack Ma#XI JINPING#VIRUS CORONA#komunis#china

Berita Terkait

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    Djawanews.com – Peringatan Hari Otonomi Daerah (25/4) harus menjadi titik koreksi arah desentralisasi. Otonomi tidak cukup diperingati, tetapi harus dijalankan dengan kewenangan nyata di daerah serta memberi ruang ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS
    Berita Hari Ini

    Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS

    Saiful Ardianto 24 Apr 2026 18:58
  • Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia
    Berita Hari Ini

    Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia

    Saiful Ardianto 23 Apr 2026 07:52
  • Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?

    YOGYAKARTA - Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut mendapat perhatian serius setelah Pemerintah Kabupaten Garut melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?
    Berita Hari Ini

    Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?

    Saiful Ardianto 21 Apr 2026 16:28
  • Investasi Rusia di Indonesia: Penguatan Kerja Sama Energi dan Infrastruktur Berlanjut?
    Berita Hari Ini

    Investasi Rusia di Indonesia: Penguatan Kerja Sama Energi dan Infrastruktur Berlanjut?

    Saiful Ardianto 17 Apr 2026 17:21

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?
Berita Hari Ini

1

Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?

Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?
Berita Hari Ini

2

Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?

Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia
Berita Hari Ini

3

Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia

Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS
Berita Hari Ini

4

Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS

Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
Berita Hari Ini

5

Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up