Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Ancaman Pertama Kali Dalam Sejarah: Serikat Pekerja di BUMN Pertamina Akan Melakukan Mogok Kerja
Bangkapos.com – Tribun

Ancaman Pertama Kali Dalam Sejarah: Serikat Pekerja di BUMN Pertamina Akan Melakukan Mogok Kerja

Ranti R
Ranti R 22 Desember 2021 at 12:00pm

Djawanews.com –  Direktur utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, belum lama ini didapuk menjadi wanita paling berpengaruh oleh Forbes. Nicke bahkan mengungguli Menteri Keuangan Sri Mulyani. Namun, serikat pekerja di BUMN migas itu justru mendesak menteri BUMN Erick Thohir untuk memecat Nicke widyawati.

Serikat pekerja itu tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). Mereka juga mengancam akan melakukan mogok kerja massal pada 29 Desember 2021 sampai 7 Januari 2022 mendatang. Ancaman ini termasuk pertama kali dalam sejarah.

Kepala Bidang Media (FSPPB) Kapten Marcelius Hakeng Jayawibawa mengaku telh megirim surat kepada manajemen Pertamina dan Menteri ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada 20 Desember 2021 terkait rencana aksi mogok kerja tersebut. Surat itu juga tembus sampai ke Erick Thohir.

Tentunya, hal ini terjadi bukan tanpa alasan. Ada lima alasan yang membuat serika pekrja mengancam mogok kerja. Pertama, tidak tercapainya kesepakatan untuk melakukan perjanjian kerja bersama (PKB) di perusahaan. Kedua,  Pengusaha dan pekerja yang diwakili FSPPB gagal melakukan perundingan.

Ketiga, sambung Hakeng tidak ada itikad baik dari Nicke untuk membangun hubungan kerja  secara harmonis, dinamis dan berkeadilan. Keempat, manajemen tidak merespons upaya damai yang ditempuh FSPPB. Kelima, Erick mengabaikan permintaan serikat pekrja untuk mengganti pimpinan Pertamina.

Disamping itu, manajemen juga disebut tidak mennjalankan isi PKB, salah satunya terkait dengan kesejateraan kariyawan. Manajemen Pertamina, kata Hakeng, tiba-tiba mengeluarkan surat keputusan pemotongan gaji karyawan.

“Ketika kami mencoba ingatkan hal tersebut, ruang komunikasi menjadi sangat cukup. Apa yan kami persoalkan tidak dapat tersampaikan dengan baik ke direksi’” ucap Hakeng kepada CNNIndonesia.com, Selasa (21/12)

Hakeng juga menjelaskan bahwa sebetulnya pekerja memahami situasi perusahaan di tengah pademi COVID-19. Namun anehnya, pemangkasan gaji justru dilakukan ketika perusahaan membukukan kinerja positif.

“Kenyataannya, terang-terangan mendapat keuntungan luar biasa,” sambungnya.

Mengutip laman resmi Pertamia, laba bersih sebesar USS183 juta atau setara dengan Rp2,6 triliun pada semester 1 2021. Realisasi ini berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya yang menrugi sampai USS768 juta. 

Tak heran jika para pekerja bertanya-tanya kenapa hak mereka dikurangi saat manajemen berkoar-koar di publik bahwa kinerjanya luar biasa baik. Kenyataannya, direksi tetap mendapatkan hak dalam PKB secara utuh,  sementara hak pekerja dikurangi dngan alasan pademi. “tidak ada keadilan, seharusnya imbang, adil,”  kata Hakeng lirih. 

Mirisnya, Hakeng mengatakan keputusan pemangksan gaji dilakukan secara tiba-tiba. Bahkan surat diterbitkan tanpa berkomunikasi terlebih dahulu  dengan serikat pekerja.  Alasannya karena kebijakan bekerja  dari rumah (work from home).  Padahal, pekerja juga membutuhkan tambahan kuota internet agar bisa bekerja dari rumah.

Menurut Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sebetulnya manajemen belum mengeluarkan keputusan pemangkasan gaji karyawan. 

Ahok juga mengaku sudah memperingatkan manajemen bahwa pemangkasan gaji seharusnya dimulai dari direksi jika memang akan direalisasikan. “Saya sudah sampaikan jika ada pemotongan gaji harus dimulai dari direksi. Tidak bisa hanya yang pegawai yang kerja di rumah,” terang Ahok.

Baca artikel terkait Pertamina. Simak berita menarik lainnya hanya di Djawanews dan ikuti Instagram  Djawanews.  

Bagikan:
#mogok kerja#PERTAMINA#BUMN#Nicke Widyawati

Berita Terkait

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29
  • Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?

    Saiful Ardianto 29 Apr 2026 14:54
  • PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?
    Berita Hari Ini

    PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?

    Djawanews.com - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian nasional karena potensi mengurangi ketersediaan air di bendungan dan sungai, berdampak langsung pada kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?

    Saiful Ardianto 27 Apr 2026 20:21
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    MS Hadi 25 Apr 2026 10:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up