Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Mengintip Profil Ayu Kartika Dewi, Salah Satu Perempuan Milenial yang Jadi Stafsus Presiden

Mengintip Profil Ayu Kartika Dewi, Salah Satu Perempuan Milenial yang Jadi Stafsus Presiden

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 24 November 2019 at 04:18am

Tujuh staf khusus (stafsus) dari kalangan milenial telah diumumkan Presiden Jokowi pada Kamis (21/11) sore di Istana Merdeka, Jakarta. Penunjukan staf khusus dari kalangan milenial diakui Presiden Jokowi sebagai langkah untuk mengembangkan inovasi di segala bidang.

“Saya ingin mengenalkan staf khusus presiden yang baru, yang tugas khususnya nanti adalah mengembangkan inovasi-inovasi di segala bidang. Di sini segera kita lihat anak-anak muda semuanya,” ujar Presiden saat mengumumkan staf khusus di beranda Istana Merdeka.

Adapun ketujuh staf khusus Presiden itu adalah Adamas Belva Devara, Putri Indahsari Tanjung, Andi Taufan Gauda Putra, Gracia Billu Mambrasar, Angkie Yudistira Aminuddin Maruf dan Ayu Kartika Dewi. Tiga dari tujuh staf khusus milenial tersebut adalah sosok perempuan berprestasi di Indonesia. Salah satunya yakni Ayu Kartika Dewi.

Penasaran dengan sosok Ayu Kartika Dewi? Langsung saja yuk simak artikel dibawah ini.

Profl Ayu Kartika Dewi

1. Ayu Saat Duduk di Bangku Kuliah

Saat memasuki dunia perguruan tinggi, Ayu berkuliah di jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (Unair). Semasa kuliah, dikutip dari laman resmi Indonesia Mengajar, Ayu pernah meraih banyak prestasi. Bahkan tugas akhir skripsinya terpilih untuk mendapatkan Student Grant dari Asian Development Bank.

Ia juga pernah meraih penghargaan sebagai presenter terbaik Student Grant seluruh Indonesia, Mahasiswa Berprestasi Peringkat Pertama FE Unair selama 2 tahun berturut-turut, dan peringkat ke-4 se-Unair pada 2003.

2. Mendirikan Gerakan SabangMerauke

Penggiat Gerakan SabangMerauke (detik.com)

Tamat kuliah, Ayu Kartika Dewi memutuskan untuk bekerja di P&G Singapura sebagai Consumer Insights Manager mulai dari 2007-2010. Saat kariernya moncer, justru ia memilih untuk keluar dari zona nyaman.

Ia malah bergabung bersama Gerakan Indonesia Mengajar yang diprakarsai oleh Anies Baswedan. Ayu merupakan angkatan pertama Indonesia Mengajar dan saat itu dia ditugaskan mengajar di SD di Maluku Utara. Pegiat Gerakan SabangMerauke

Gerakan ini merupakan pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia dengan tujuan menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan ke-Indonesia-an. Gerakan SabangMerauke terinspirasi dari pengalamannya saat menjadi guru sekolah dasar di Desa Papaloang, Halmahera, Maluku Utara. Ketika itu ia menjadi pendidik untuk program Indonesia Mengajar tahun 2010.

Melihat anak-anak yang hidup dengan sisa kejadian intoleransi, membuat Ayu tergerak bekerja pada isu keberagaman. Beberapa anak didiknya masih ada yang memiliki prasangka buruk dan ketakutan imbas konflik Ambon 1999.

“Saya mendukung SabangMerauke karena saya percaya bahwa toleransi itu tidak bisa hanya dibaca di buku PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan). Toleransi itu harus dialami, harus dirasakan,” kata Ayu seperti dikutip dari situs katadata.co.id.

Hingga pada akhirnya di tahun 2013 Ayu berhasil mendirikan gerakan SabangMerauke, yaitu sebuah program pertukaran pelajar antar-daerah di Indonesia untuk menanamkan nilai toleransi, pendidikan, dan ke-Indonesia-an.

3. Mendapatkan Beasiswa untuk Kuliah

Memiliki segudang hal yang dilakukan demi pendidikan anak-anak di Indonesia, Ayu mendapatkan beasiswa Keller Scholarship dan Fulbright Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Duke University – Fuqua School of Business, Amerika Serikat. Lulus dengan gelar MBA, Ayu sempat bekerja sebagai konsultan di McKinsey selama tiga bulan pada 2014.

4. Bekerja sebagai Staf Gubernur DKI

Ayu Kartika Dewi juga pernah bekerja sebagai Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 2015, dan sempat bekerja sebagai staf di Unit Kerja Presiden (UKP4).

5. Aktif Berorganisasi

Selain itu, sejalan dengan gerakan SabangMerauke yang dibangunnya, Ayu juga aktif dalam organisasi yang fokus pada pendidikan perdamaian dan pembangunan karakter, Indika Foundation sebagai Managing Director.

Bagikan:
#Ayu Kartika Dewi#berita hari ini#PRESIDEN JOKOWI#Staf Khusus#Staf Khusus Jokowi#Staf Khusus Presiden

Berita Terkait

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
    Berita Hari Ini

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

    Djawanews.com - Konsumsi LPG 3 kg bersubsidi secara nasional diproyeksikan mencapai 8,67 juta ton pada 2026. Angka tersebut melampaui kuota APBN 2026 sebesar 8 juta ton, sehingga tingkat penyerapannya diperkirakan mencapai 108,46%. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?

    Saiful Ardianto 27 Aug 2026 11:31
  • Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 17:18
  • Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
    Berita Hari Ini

    Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

    Djawanews.com - Tokenized saham adalah bentuk digital yang merepresentasikan saham atau eksposur terhadap nilai saham melalui token di jaringan blockchain. Inovasi investasi saham tersebut mempertemukan instrumen ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!
    Berita Hari Ini

    Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!

    Saiful Ardianto 24 Aug 2026 20:26
  • Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam
    Berita Hari Ini

    Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam

    Saiful Ardianto 24 Aug 2026 12:31

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
Berita Hari Ini

1

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!
Berita Hari Ini

2

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
Berita Hari Ini

3

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam
Berita Hari Ini

4

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
Berita Hari Ini

5

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up