Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Iran Bantah Bapak Nuklirnya Dibunuh Intel Israel: Itu Hanya Laporan Surat Kabar
Pemakaman militer ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh (Wikimedia Commons/Fars News Agency)

Iran Bantah Bapak Nuklirnya Dibunuh Intel Israel: Itu Hanya Laporan Surat Kabar

MS Hadi
MS Hadi 20 September 2021 at 09:18am

Djawanews.com – Laporan yang dikeluarkan oleh media Amerika Serikat, terkait dengan pembunuhan terhadap ilmuwan nuklir top Iran Mohsen Fakh dibantah oleh Iran.

Fakhrizadeh yang juga dikenal sebagai 'Bapak Program Nuklir Iran', tewas terbunuh di luar Teheran pada tahun 26 November tahun 2020 lalu. Beragam analisa dan kontroversi timbul terkait pembunuhan ini.

Terbaru, The New York Times menyebut agen intelijen Israel, Mossad, berada di balik pembunuhan ini, dengan menggunakan senapan penembak runduk yang telah dimodifikasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), dikendalikan dari jarak jauh, dalam laporannya Sabtu pekan lalu.

"Itu hanya layak mendapat perhatian hanya sebagai laporan surat kabar," sebut juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh, mengutip Iran International Minggu 19 September.

"Badan keamanan dan intelijen Iran memiliki laporan rinci tentang insiden tersebut termasuk, semua orang yang telah berpartisipasi, dalam operasi tersebut," sambung Khatibzadeh.

The New York Times mengatakan laporannya didasarkan pada wawancara dengan pejabat Amerika, Israel dan Iran, "termasuk dua pejabat intelijen yang mengetahui rincian perencanaan dan pelaksanaan operasi."

Sementara, dua hari setelah pembunuhan Fakhrizadeh, Fars News yang berafiliasi dengan Pengawal Revolusi Iran menerbitkan laporan yang menawarkan rincian peristiwa tersebut, mengatakan tidak ada pembunuh di tempat kejadian dan senjata otomatis yang dikendalikan dari jarak jauh telah menembaki konvoi.

Diberitakan sebelumnya, teka-teki kematian ahli nuklir militer sekaligus 'Bapak Program Senjata' Mohsen Fakhrizadeh pada November 2020 lalu, setelah media Amerika Serikat (AS) Sabtu kemarin melaporkan Mossad, badan intelijen Israel, berada di balik kematian tersebut.

Laporan tersebut juga mengatakan, Mossad menggunakan senapan penembak jitu yang dioperasikan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), serta dikendalikan dari jarak jauh.

"Agen Iran yang bekerja untuk Mossad telah memarkir truk pickup Nissan Zamyad biru di sisi jalan yang menghubungkan Kota Absard ke jalan raya utama. Tempat itu berada di sedikit ketinggian dengan pemandangan kendaraan yang mendekat. Tersembunyi di bawah terpal dan bahan konstruksi pengalih di bak truk adalah senapan mesin penembak jitu 7,62 mm," sebut laporan tersebut mengutip The Jerusalem Post 18 September.

"Sekitar pukul 1 siang, tim penyerang menerima sinyal bahwa Tuan Fakhrizadeh, istrinya, dan tim penjaga bersenjata dengan mobil pengawal akan berangkat ke Absard, di mana banyak elit Iran memiliki rumah kedua dan vila liburan," lanjut laporan itu.

Baca Juga:
  • Ancaman Amerika ke Iran Dinilai Keterlaluan, Senator Indonesia: RI Jangan Terjebak Perangkap Politik Trump
  • Negara-Negara BRICS Kutuk Serangan Israel ke Gaza dan Iran
  • Iran Tegaskan Komitmen pada Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir meski Putus Kerja Sama dengan IAEA

Selanjutnya, laporan tersebut merinci bagaimana penembak jitu yang menghabisi Fakhrizadeh melakukannya dari jarak jauh, dari Israel, lebih dari 1.600 kilometer jauhnya, karena regu pembunuh telah lama meninggalkan Iran.

Senapan yang digunakan adalah model khusus dari senapan mesin FN MAG buatan Belgia yang dipasang pada peralatan robot canggih. Senapan itu diselundupkan ke negara dalam potongan-potongan kecil selama beberapa bulan, karena jika digabungkan, semua komponennya akan memiliki berat sekitar satu ton penuh.

Satu detail baru dalam laporan itu adalah, bahan peledak yang digunakan untuk menghancurkan bukti senjata jarak jauh sebagian gagal, meninggalkan cukup banyak senjata utuh bagi Iran untuk mengetahui apa yang telah terjadi.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#INTERNASIONAL#iran#Israel#nuklir#pembunuhan Mohsen Fakh#Mohsen Fakh

Berita Terkait

    Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032
    Berita Hari Ini

    Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032

    Djawanews.com - Investasi Rio Tinto senilai US$1,9 miliar diumumkan untuk mengembangkan proyek bauksit Kangwinan di Queensland, Australia, pada 23 Oktober 2026. Ekspansi ini bertujuan memperkuat pasokan bahan baku ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Saiful Ardianto 20 Oct 2026 13:04
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Djawanews.com - Pengembangan investasi IKN kembali mendapat dorongan setelah Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani kerja sama proyek senilai Rp3,74 triliun pada 14 Oktober 2026. Kesepakatan tersebut mencakup pembangunan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Saiful Ardianto 13 Oct 2026 19:29
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032
Berita Hari Ini

1

Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up