Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Heboh RUU Penyadapan di Masyarakat Korupsi

Heboh RUU Penyadapan di Masyarakat Korupsi

Usman Mahendra
Usman Mahendra 12 Juli 2019 at 07:09am

RUU Penyadapan di Indonesia dinilai masih timpang. Komnas HAM, DPR, dan KPK masih bersikukuh terhadap RUU tersebut.

Berkaitan dengan undang-undang (UU) penyadapan sebenarnya sudah diatur dalam UU no 15 tahun 2003. Namun UU tersebut dinilai belum maksimal, sehingga dibutuhkan Rancanan Undang-Undang atau RUU Penyadapan baru.

RUU Penyadapan yang Baru, Tidak Efektif bagi KPK

UU Penyadapan yang lama dinilai oleh DPR masih memiliki banyak kelemahan. Sehingga Badan Legislasi (Baleg) DPR kemudian menyusun draf RUU yang baru untuk merevisi UU yang lama.

Melalui draf RUU tersebut disebut jika kegiatan penyadapan yang dilakukan penegak hukum, harus terlebih dahulu dikoordinasikan dan mendapat izin dari lembaga peradilan yaitu Pengadilan Tinggi.

Selanjutnya dalam Pasal 7 ayat (1) draft RUU menyebutkan jika pelaksanaan penyadapan dalam rangka penegakan hukum sebagaimana dimaksud dilakukan pada tahap penyelidikan dan penyidikan. Hal tersebut di dalam Pasal 2 disebut yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi. 

Berkaitan dengan RUU Penyadapan terebut, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kemudian meminta agar DPR mencermati kembali RUU tersebut dan menganalisis dari perspektif HAM.

RUU Penyadapan akan membatasi ruang gerak KPK (kpk.go.id)



Wakil Ketua Komnas HAM Bidang Internal, Hairansyah dilansir dari detik.com (09/07/2019) menyatakan jika penyadapan seharusnya fokus pada prinsip dasar yang berkaitan dengan hak asasi manusia.

Waktu dari penyadapan juga disoroti oleh Komnas HAM. Hal tersebut dikarenakan perbedaan jangka waktu antar lembaga yang memiliki kewenangan dalam penyadapan, sehingga diharapkan lebih spesifik berkaitan dengan waktu.

Komnas HAM juga menilai berkaitan dengan jumlah lembaga yang memiliki kewenangan penyadapan, yang dapat berdampak buruk jika tidak dilakukan profesional dan berintegritas.

Pemutaran hasil penyadapan juga hal yang disoroti oleh Komnas HAM. Selama ini hasil penyadapan sering dibuka ke publik saat persidangan. Hal tersebut menurut Komnas HAM bertentangan dengan prinsip HAM sendiri.

RUU yang baru tersebut bagi pihak pelaksana hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya akan memiliki kendalan dalam pelaksanaannya. Hal tersebut dikarenakan RUU mengharuskan aparat penegak hukum untuk mendapat izin dari pengadilan ketika akan melakukan penyadapan.

KPK tentu dalam kerjanya tidak akan efektif jika diharuskan mendapat izin terlebih dahulu ketika akan melakukan penyadapan. Saat ini KPK dalam kerjanya tidak selalu meminta izin dari hakim.

Hal tersebut yang menjadikan ganjalan bagi DPR, dikarenakan KPK dalam kerjanya langsung melakukan penyadapan sebelum izin turun dari hakim komisaris. Atas dasar ini DPR menyebut penyadapan KPK adalah pelanggaran HAM.

Tentunya KPK sebagai instrumen hukum, hingga saat ini telah menorehkan prestasi yang membanggakan 93 operasi tangkap tangan (OTT) dengan 324 tersangka, tidak bisa dianggap remeh.

Kebanyakan dari OTT yang dilakukan oleh KPK tersebut adalah hasil dari penyadapan yang dilakukan oleh KPK. Lalu, dengan adanya RUU Penyadapan yang baru, apakah KPK dapat bekerja dengan efektif lagi?


Bagikan:
#berita hari ini#korupsi#kpk#rancangan undang-undang#ruu#ruu penyadapan

Berita Terkait

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online
    Berita Hari Ini

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online Perkembangan kasino online modern telah mengubah cara pemain berinteraksi dengan permainan. Akses yang mudah dan variasi ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Evaluasi Pasca-Sesi sebagai Instrumen Strategis dalam Meningkatkan Kualitas Bermain Kasino Online
    Berita Hari Ini

    Evaluasi Pasca-Sesi sebagai Instrumen Strategis dalam Meningkatkan Kualitas Bermain Kasino Online

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:26
  • Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional
    Berita Hari Ini

    Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:25
  • Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan
    Berita Hari Ini

    Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan

    Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan Dalam diskursus mengenai strategi kasino online, perhatian sering terfokus pada pemilihan permainan, RTP, atau ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan
    Berita Hari Ini

    Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:23
  • Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data
    Berita Hari Ini

    Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:22

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi
Berita Hari Ini

1

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?
Berita Hari Ini

2

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan
Berita Hari Ini

3

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050
Berita Hari Ini

4

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?
Berita Hari Ini

5

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up