Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Belasan Juta Warga Terancam Kelaparan Setelah Ekonomi Lumpuh, Begini Kondisi Afghanistan Terkini
Situasi Afghanistan setelah dikuasai Taliban (dailysabah.com)

Belasan Juta Warga Terancam Kelaparan Setelah Ekonomi Lumpuh, Begini Kondisi Afghanistan Terkini

Fajar Prasetyo
Fajar Prasetyo 16 September 2021 at 01:16pm

Djawanews.com - Afghanistan kini tengah menghadapi ancaman kelaparan yang mengerikan. Kondisi ini terjadi sebagai imbas dari Kabul yang dikuasai Taliban.

Perekonomian negara itu pun hancur meski telah menggelontorkan dana untuk pembangunan selama 20 tahun terakhir. Kekeringan dan kelaparan telah mendorong ribuan orang dari pedesaan ke kota-kota.

Situasi ini membuat khawatir Program Pangan Dunia PBB (WFP) karena persediaan pangan bisa habis pada akhir September. Jika itu sampai terjadi, maka 14 juta warga Afghanistan akan dilanda kelaparan.

"Setiap orang Afghanistan, anak-anak mereka lapar. Mereka tidak punya sekantong tepung ataupun minyak goreng," kata Abdullah, seorang penduduk Kabul.

Perhatian Barat kini terfokus pada pemerintah baru Taliban yang kabarnya akan menepati janjinya untuk melindungi hak-hak perempuan. Ataukah justru menawarkan perlindungan kepada kelompok-kelompok militan seperti al Qaeda?

Padahal prioritas utama warga Afghanistan saat ini adalah kelangsungan hidup yang sederhana.

Baca Juga:
  • Korban Meninggal Akibat Gempa Afghanistan Tembus 2.445 Jiwa, Paling Mematikan dalam 2 Dekade
  • China Jadi Negara Pertama yang Kirim Dubes ke Afghanistan sejak Taliban Berkuasa
  • Ledakan Bom Bunuh Diri Dalam Acara Partai di Pakistan, 42 Orang Tewas dan 130 Luka-luka

Situasi Afghanistan

Situasi terkini di Afghanistan terlihat banyak antrean panjang di luar bank. Padahal batas penarikan mingguan sebesar 200 dollar AS, setara Rp2,85 juta yang diberlakukan untuk melindungi cadangan uang negara yang semakin menipis.

Ada banyak pasar dadakan yang muncul di Kabul. Para warga pun mulai menjual barang-barang rumah tangga untuk mendapatkan uang tunai.

Dari kondisi ini, bantuan asing senilai miliaran dollar AS untuk membantu ekonomi Afghanistan tampaknya masih belum cukup. Sebab Afghanistan masih kesulitan dan gagal mengimbangi peningkatan populasi di negaranya. Banyak pula pekerja yang tidak mendapat gaji sejak Juli lalu. Lapangan pekerjaan juga sudah tidak ada hingga perekonomian hampir mati.

Bagikan:
#afghanistan#warga terancam kelaparan#ekonomi lumpuh#kondisi afghanistan#berita hari ini

Berita Terkait

    Senator Gus Hilmy: BoP Dipertahankan, Konser Bocelli Diizinkan, Bukti Inkonsistensi Pemerintah Dalam Membela Palestina
    Berita Hari Ini

    Senator Gus Hilmy: BoP Dipertahankan, Konser Bocelli Diizinkan, Bukti Inkonsistensi Pemerintah Dalam Membela Palestina

    YOGYAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., mengkritik arah kebijakan pemerintah Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Sikap pemerintah terkait keterlibatan dalam ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Danantara Targetkan 16 Proyek Waste to Energy Masuk Tender hingga Akhir 2026, Simak Pembahasannya!
    Berita Hari Ini

    Danantara Targetkan 16 Proyek Waste to Energy Masuk Tender hingga Akhir 2026, Simak Pembahasannya!

    Saiful Ardianto 27 Oct 2026 08:36
  • Investasi SoftBank untuk Sektor AI di Malaysia Direncanakan US$50 Miliar, Simak Pembahasannya!
    Berita Hari Ini

    Investasi SoftBank untuk Sektor AI di Malaysia Direncanakan US$50 Miliar, Simak Pembahasannya!

    Saiful Ardianto 26 Oct 2026 08:28
  • Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032
    Berita Hari Ini

    Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032

    Djawanews.com - Investasi Rio Tinto senilai US$1,9 miliar diumumkan untuk mengembangkan proyek bauksit Kangwinan di Queensland, Australia, pada 23 Oktober 2026. Ekspansi ini bertujuan memperkuat pasokan bahan baku ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Saiful Ardianto 20 Oct 2026 13:04
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Danantara Targetkan 16 Proyek Waste to Energy Masuk Tender hingga Akhir 2026, Simak Pembahasannya!
Berita Hari Ini

1

Danantara Targetkan 16 Proyek Waste to Energy Masuk Tender hingga Akhir 2026, Simak Pembahasannya!

Investasi SoftBank untuk Sektor AI di Malaysia Direncanakan US$50 Miliar, Simak Pembahasannya!
Berita Hari Ini

2

Investasi SoftBank untuk Sektor AI di Malaysia Direncanakan US$50 Miliar, Simak Pembahasannya!

Senator Gus Hilmy: BoP Dipertahankan, Konser Bocelli Diizinkan, Bukti Inkonsistensi Pemerintah Dalam Membela Palestina
Berita Hari Ini

3

Senator Gus Hilmy: BoP Dipertahankan, Konser Bocelli Diizinkan, Bukti Inkonsistensi Pemerintah Dalam Membela Palestina

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up